Terjadi 150 Tahun Sekali, Fenomena “Bulan Darah” Ini Bisa Dilihat di Langit Sultra

29 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI РBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kendari merilis, fenomena Super Blood Blue Moon yakni gerhana bulan langka yang terjadi 150 tahun sekali, dapat terlihat di langit Sultra, Rabu (31/01/2017) malam.

Selain karena panjang waktu terjadinya, fenomena ini terbilang istimewa karena menampilkan rangkaian gerhana bulan total, supermoon, dan blue moon di saat yang bersamaan.

Prakirawan BMKG Stasiun Kendari, Adi Istiono menjelaskan, untuk di Sultra, fenomena ini dapat terlihat di langit sebelah timur.

“Proses gerhana bulan terjadi disaat matahari terbenam sampai tengah malam tanggal 31 Januari 2018 dan puncaknya jam 21.30 Wita,” jelas Adi Istiono dalam rilisnya pada SULTRALINE.ID, Selasa (30/01/2017) siang.

Dijelaskannya, untuk ketiga fenomena bulan yang akan terjadi secara beriringan ini, kejadian pertama adalah super moon yaitu peristiwa bulan berada pada jarak paling dekat dengan bumi di karenakan garis edar bulan berbentuk ellips bukan lingkaran.

“Pada saat itu bulan 14 persen lebih besar dari biasanya dan 30 pesen lebih terang,” ungkap Adi.

Untuk kejadian kedua adalah blue moon atau bulan purnama. Kejadian ini sebenarnya, fenomena bulan yang kerap tapi menjadi langka karena berbarengan dengan supermoon dan gerhana bulan.

Sementara, untuk kejadian ke tiga adalah gerhana bulan yaitu peristiwa disaat bila posisi bumi tepat berada diantara matahari dan bulan yang memaksa sinar matahari melewati atmosfer. Dan kemudian atmosfet akan menyaring sebagian cahaya berwarna biru sehingga cahaya tersisa adalah warna orange dan merah sehingga disebut blood moon.

“Saat gerhana bulan total, bulan akan memasuki bayangan bumi sehingga tampak kemerahan,” tambahnya.

Namun demikian, meski memiliki keindahan yang cukup memanjakan mata. Namun fenomena ini ternyata juga harus diwaspadai. Sebab, dapat menimbulkan pasang maksimum khususnya di daerah pesisir.

“Dihimbau masyarakat yang menempati daerah pesisir untuk lebih waspada,” pungkasnya.

VIDEO PERINGATAN BMKG, WASPADA GERHANA BULAN 31 JANUARI 2018 :

Laporan: Taufik Quraiz Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *