Telkomsel Ajak Masyarakat Kendari Menjadi Pengguna Internet yang Baik

SULTRALINE.ID, KENDARI – PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) menggelar sosialisasi dengan hastag Internet baik, di Plazainn Kendari Byhorison, Kamis (13/12/2018).

“Anti hoax inikan acara yang sangat baik, diselenggarakan oleh Telkomsel kantor pusat dan kebetulan kenapa dipilih Kendari, karena dari hasil survei Kendari merupakan kota kedua dari pulau Sulawesi yang penyebar hoax tertinggi,” ujar Catur Surya Irawan Maneger Branch Kendari.

Lanjut Ia, dengan adanya event ini Telkomsel berusaha atau ikhtiar untuk membangun dari sekolah dan tidak terlepas dari bantuan dari para guru sebagai tenaga pendidik agar siswa-siswa lebih sadar dalam bersosial media sehingga penyebaran berita hoax di Kendari dapat ditekan.

“Sebenarnya yang melakukan survei bukan kita tapi pihak ketiga. Jadi komunitas Ciber Kreasi dari Jakarta yang menginformasikan dan dia juga menerima intruksi dari Kominfo untuk menghindari dan mengurangi penyebaran berita hoax,” katanya

Sementara itu di tempat yang sama, Jowvy Kumala Manager CSR Environment & Ecosistem Telkomsel mengatakan, Datanglah survei dari komunitas-komunitas itu yang memberi tahu bahwa inilah data kota-kota yang sensitif untuk diberi edukasi.

“Kita dapat masukan dari komunitas, setahuku sih Manado dari hasil survei tahun 2016. Kita meriset acara ini sebelum tahun 2018. Mulai dari dari 2016 kita dapat masukkan kalau Sulawesi itu terutama Indonesia bagian timur Kendari termasuk cukup memprihatinkan. Akhirnya telkomsel berinisiatif kita akan bikin dulu di Kendari. Dan itu setelah kota ke 6 dari rangkaian internet baik mulai dari Karawang, Bandung, Malang, kemudian Medan, Banjarmasin, dan Kendari yang terakhir. Jadi kota-kota itu yang teridentifikasi sebagai kota-kota penyebar hoax cukup besar di Indonesia. Masalah rengkingnya mungkin bisa dicari sendiri di internet, kita tidak terlali hafal, ” ungkap Jowvy Kumala Manager CSR Environment & Ecosistem Telkomsel

“Ini sebenarnya tahun ke 3 kita menggelar internet baik. Kalau pertama dan kedua itu kita menyasarnya mulai dari anak SD, SMP, sampai SMA dan kita kadih juga sama oarng tua dan guru-guru. Karna kemarin kita mendapat isu bahwa PNS itu ternyata yang paling banyak menyebarkan hoax dan itu adalah guru-guru. Akhirnya kita memutuskan untuk progr internet baik kali ini kita akan menyasar ke anak SMA karna mereka sebentar lagi akan menjadi orang yang dewasa yang kita harap bisa menularkan firus internet baik ke adik-adiknya dan juga membwrikan edukasi kepada orang tuanya,” tutup Jowvy Kumala.

 

Laporan : La Tamrin & La Ode Asruddin/KSL
Editor : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.