Tampil Caketum HIPMI Koltim, Rahmat Dorong Peningkatan Kualitas Pengusaha Muda

SULTRALINE.ID, KENDARI – Sebagai Daerah Otonomi Baru (OPD), geliat wirausaha di Kolaka Timur masih belum bergeliat maksimal. Penyesuaian atas sejumlah regulasi dan pembangunan daerah, menjadi salah satu penyebabnya.

Namun demikian, hal tersebut seharusnya tidak menjadi halangan bagi para pengusaha muda untuk tumbuh dan berkembang. Dengan terbentuknya Kolaka Timur sebagai kabupaten otonomi, merupakan peluang besar bagi pengusaha muda untuk berkembang.

Hal ini sebagaimana diungkapkan, Calon Ketua Umum (Caketum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kolaka Timur, Rahmat pada SULTRALINE.ID, Jumat (18/8/2017) pagi. Menurutnya, justru banyak kemudahan yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha muda Koltim untuk berkembang.

“Harusnya ini jadi tantangan, malah sebenarnya lebih banyak kemudahan dari menjadi daerah otonomi sendiri, salah satunya kemudahan dalam pengurusan administrasi,” jelas Pengusaha Muda pemilik usaha transportasi, Reski Buana Taxi ini.

Menurutnya juga, dengan tampilnya sebagai Calon Ketua HIPMI Kolaka Timur  dirinya akan mendorong geliat berwirausaha dalam wadah HIPMI Kolaka Timur.

“Makanya, lewat HIPMI ini akan didorong geliat wirausaha, jadi HIPMI tidak hanya jadi wadah berkumpul tapi juga ruang untuk saling mendukung satu sama lain antar wirausahawan untuk maju,” kata Rahmat atau yang akrab disapa Ukka.

Ia juga mengaku cukup prihatin dengan jumlah pengusaha muda di Koltim yang masih sedikit jika dibandingkan dengan daerah lain khususnya di Sultra.

Menurutnya, hal itu menyebabkan potensi usaha di daerah banyak yang belum terkelola dan malah menjadi peluang untuk pengusaha luar Koltim yang memanfaatkan potensi tersebut.

“Di Koltim, umumnya usaha berkembang itu baru sektor pertanian, sedang yang lain masih belum dilirik, padahal masih banyak sektor wirausaha yang bisa dimanfaatkan,” papar pengusaha kelahiran Ladongi, 18 Mei 1989 ini.

Kedepannya, melalui HIPMI Koltim ia berharap dapat melahirkan pengusaha mudah berkualitas yang mampu bersaing, minimal di Kota Kendari sebagai Ibu Kota Provinsi Sultra bahkan hingga ke level nasional.

“Harapan saya kedepan, HIPMI Koltim dapat berkembang sehigga mampu bersaing hingga ke level nasional,” tegasnya.

Gagasan tersebut dibenarkan, salah seorang pengusaha muda sukses, Andi Muhammad Hasgar. Menurutnya, sebagai daerah baru pemerintahnya tentu memiliki target dan fokus pada pembangunan daerah, sehingga geliat wirausaha belum mendapatkan perhatian khusus.

Olehnya itu, kata Andi Muhammad Hasgar yang akrab disapa Hasgar, HIPMI Kolaka Timur harus mengambil ruang untuk membina, mewadahi dan meningkatkan kapasitas wirausahawan muda Koltim secara mandiri, tanpa bergantung pada pemerintah daerah.

“HIPMI harus masuk disitu, lalu mengambil peran dan bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan dunia usaha,” ujarnya.

Dalam disinergitas itu, lanjutnya, dirinya yakin dunia usaha di Koltim akan berkembang dan pengusaha muda juga akan semakin bermunculan.

“Pemerintah yang mudahkan regulasinya, HIPMI yang menjalankan roda dan nadi wirausahanya, itu kolaborasi yang menarik,” pungkasnya.

Untuk informasi, pemilihan Ketua HIPMI Koltim rencananya digelar, Jumat (18/8/201) di salah satu hotel di Kota Kendari.

 

Laporan: Taufik Quraiz Rahman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.