Tak Terima Postingan Istri ADP, Tim AYAT AMAN Beri Waktu 2X24 Jam Agar Layangkan Permohonan Maaf

51 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Tim Agista YATi Ali Mazi-Lukman Abunawas (AYAT AMAN) tak terima postingan yang dilakukan Istri Walikota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) Siska Karina Imran melalui akun sosial media (path) pribadinya, pada 20 februari 2018. Pihaknya memberikan waktu 2X24 jam untuk layangkan permohonan maaf.

Melalui Juru Bicara (Jubir) AYAT AMAN Wa Ode Hayatun Nufus menguraikan alasan pihaknya tidak terima postingan tersebut. Bagaimana tidak, Dalam foto di sosial media (Sosmed) yang diposting. Disitu suasananya usai pelantikan Pejabat Gubernur Sultra Teguh Setyabudi tengah bersalaman dengan ADP dan Istri (Siska Karina), dibelakang mereka (ADP dan Siska) ada sosok perempuan yang mengenakan pasmina warna kuning. Dia adalah istri Ali Mazi, Agista. Tertulis dalam postingan Siska Karina dengan nama akun Path Karina Adriatma dengan caption “ada penampakan”.

“Atas dasar itu Kami merasa tersinggung dan Keberatan apa yang telah diposting Siska Karina yang juga Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kendari itu,” ujar Wa Ode Hayatun Nufus, kepada awak Media, Kamis (22/2/2018).

Menurutnya, seorang publik figur tidak pantas melakukan postingan tersebut, apalagi dia (Siska Karina) istri seoranga Walikota. Seharusnya harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Olenya itu, Sambung Hayatun Memberikan waktu kepada Istri ADP 2X24 jam untuk melakukan klarifikasi atau meminta maaf kepada Agista secara langsung.

“Kalau mau mengadakan Konferensi pers untuk memohon maaf kami pikir lebih bagus lagi, soalnya kami menanggapi dengan cara konferensi pers juga,” imbuhnya

Jika tidak melakukan mengklarifikasi permohonan maaf, Lanjut Ia, maka pihaknya akan menempuh jalur lain dengan akan bersurat kepada Ibu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Tim Penggerak PKK pusat dan Tim Penggerak PKK Pj Gubernur Sultra.

“Dan masih belum melakukan permintaan maaf, maka kami dengan sangat menyesal akan menempuh jalur hokum,” tegasnya

Ditanyai mengenai postingan tersebut tidak menyebut nama siapapun, pasalnya dalam foto tersebut banyak orang. Namun yang paling terlihat jelas Agista.

“Ketika foto itu diposting beberapa jam selanjutnya postingan itu di hapus. Namun Tim AYAT AMAN dengan cepat meng screenshoot (Cuplikan layar) untuk kami jadikan barang bukti bahwa benar adanya postingan itu. Setelahnya lagi ada postingan-postingan lain yang mengindikasi menyinggung. Kami beranggapan logika ini kalau tidak salah kenapa harus di hapus, sehingga memancing kemarahan dan kekecawaan tim AYAT AMAN,” paparnya

Ditambahkan, seharusnya Siska Karina dalam memanfaatkan Sosmed dari ada etika yang dijunjung. “Kami tekankan disitu agar kita menggunakan sosmed lebih santun dan teladan. Dan sekarang jelas ada undang-undangnya yakni UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 ayat 3,” pungkasnya

Laporan: Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *