Tak Kapok, Residivis Curanmor ini Kembali Berhasil Ditangkap Polres Kendari

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kepolisian Resort (Polres) Kendari berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana pencurian (Curanmor) pada Rabu (02/01/2019).

Diketahui pelaku bernama Usman Patiroi (39) yang merupakan residivis yang sudah sering keluar masuk bui sebanyak 15 kali. Sedangkan korbannya bernama Sudarsono (51).

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kendari, Diki Kurniawan mangatakan pelaku diamankan sekitar pukul 16.30 wita bertempat di BTN Magaga Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, kota Kendari, yang dilakukan Tim Buser Sat Reskrim Polres Kendari. Penangkapan itu merupakan pengembangan berdasarkan laporan polisi : LP / 82 / XI / 2018 / SULTRA / Res. Kendari / Sek. Ranoometo, tanggal 15 November 2018.

 

 

“Awalnya pelaku berkeliling untuk mencari sasaran sepeda motor yang akan dicuri, tiba-tiba melihat sepeda motor, sehingga pelaku langsung mendorong sepeda motor tersebut, setelah sampai dipangkalan ojek pelaku meminta tolong kepada tukang ojek untuk mendorongnya sampai kerumahnya dengan alasan sepeda motor tersebut milik pelaku yang mogok, setelah sampai di rumahnya pelaku mengganti kunci motor yang telah dicuri sehingga sepeda motor dapat digunakan oleh pelaku,” terang AKP Diki Kurniawan, melalui rilisnya Kamis (03/01/2019).

“kemudian pelaku di tangkap bersama barang bukti berupa sepeda motor yang telah dicuri merk Honda Karisma, warna hitam, dengan nomor rangka : MH1JB21123K186645 dan nomor mesin : JB21E 1184379. Yang kemudian pelaku dibawa di mako polres Kendari guna pengusutan lebih lanjut,” katanya.

Ia menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan keterangan tersangka, telah cukup 2 (dua) alat bukti (keterangan saksi dan barang bukti) dengan demikian pelaku di jerat pasal  362 dan atau 363 dengan ancaman pidana 7 tahun.

 

Laporan : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.