Survei IKP 2017, Sultra Berada di Kategori Sedang

43 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Dewan Pers merilis catatan Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2017 berada pada kategori “sedang” atau “agak bebas” kisaran nilai 67,99.

Dalam Survei IKP bekerjasama Dewan Pers dan Jurusan Jurnalistik Universitas Halus Oleo ini diketahui, posisi IKP kategori ‘sedang’ secara nasional juga ditempati 18 provinsi lainnya di Indonesia. Sedangkan 12 provinsi lainnya tergolong cukup bebas.

Ketua Jurusan Jurnalistik UHO, Sumadi Dilla dalam rilis data IKP 2017 menjelaskan, metode pengumpulan data pada penelitian IKP tersebut dilakukan melalui wawancara dan pengumpulan data sekunder.

“Skor yang diberikan yakni pada skala 0 – 100 pada pertanyaan yang dijawabnya dengan lima kategori, yakni; 0 – 30 adalah buruk sekali atau tidak bebas, 31 -55 kategori buruk atau kurang bebas, 56 – 69 kategori sedang atau agak bebas, 70 – 89 kategori baik atau cukup bebas, serta 90 – 100 dengan kategori baik sekali atau bebas,” papar Sumadi Dilla, Jumat (1/12/2017) di salah satu kedai kopi di Kota Kendari.

Doktor jebolan Universitas Padjajaran bidang Komunikasi Pembangunan ini juga menjelaskan, secara garis besar, IKP menggunakan tiga indikator, yakni lingkungan fisik dan politik, ekonomi, dan hukum. 

“Berdasarkan tiga indikator utama tersebut, secara kumulatif IKP di 30 provinsi di Indonesia berada dalam posisi agak bebas atau fairly free, membaik dibandingkan IKP tahun sebelumnya,” jelas Sumadi Dilla yang juga Mantan Ketua Jurusan Komunikasi UHO ini.

Turut hadir secara resmi dalam rilis IKP 2017 tersebut, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Presetyo yang juga sebagai panelis ‘Dialog Media’ mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kinerja Jurusan Jurnalistik UHO selaku pelaksana survei.

“Saya bangga dan mengapresiasi jurusan jurnalistik selaku pelaksana IKP Sultra yang telah sukses melakukan ini,” ungkap Yosep Adi Prasetyo yang juga hadir untuk memimpin deklarasi ‘Media Sehat Pilkada Damai’.

Selain’Dialog Media’, pada kesempatan ini juga turut diluncurkan polling online Pilgub Sultra 2018, kerjasama Jurnal Survei Indonesia, Jurusan Jurnalistik UHO dan salah satu media lokal.

Sumadi Dilla menjelaskan, survei awal polling akan melihat tiga variabel, yakni persepsi publik, sikap publik dan perilaku pemilih menjelang pemilihan Gubernur Sultra.

“Sehingga hasilnya akan berguna bagi pasangan calon gubernur untuk mengetahui keinginan pemilih,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, polling berbasis online tersebut menggunakan sistem jaringan internet serta sistem keamanan dan pembacaan Internet Protocol (IP). Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya polling ganda.

“Polling tersebut juga mengutamakan sistem keamanan dan objektivitas sehingga terhindari dari rekayasa, pemalsuan dan kecurangan dalam hasil polling,” pungkasnya.

Laporan: Nasir, Udin, Indra

Editor: Taufik Quraiz Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *