Sen. Des 9th, 2019

Sulkarnain Kadir : Capek Juga “Menjomblo”

1 min read
img_20191204_131614

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kursi Wakil Walikota (Wawali) Kendari hingga sampai detik ini masih kosong, pasca Sulkarnain Kadir secara definitif menjabat Walikota Kendari sisa masa jabatan 2017-2022 yang dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, pada 22 Januari lalu.

 
Sulkarnain Kadir, sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Kendari dan ditetapkan sebagai Plt Wali Kota Kendari setelah Wali Kota Kendari sebelumnya, Adriatma Dwi Putra (ADP) tersandung kasus hukum dan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

 

Hampir setahun tanpa pasangan membuat orang nomor satu di Kota Kendari itu merasa capek.

 

“Capek juga ‘menjomblo’ ini karena kerja sendirian, luar biasa juga kadang-kadang harus bolak balik karena tidak ada yang bisa mewakili,” ujarnya kepada awak media, Rabu 4 Desember 2019.
Walaupun selama ini dirinya dibantu Sekretaris Daerah (Sekda) Nahwa Umar tetap saja dirasa ada yang kurang dalam menjalankan roda pemerintahan.

 

” Bu Sekda juga terbatas waktunya, walaupun bisa mewakili tapi tidak semuanya bisa diwakili oleh Sekda,” imbuhnya.
Polemik kekosongan Wawali Kendari telah bergulir hampir setahun. Dimana tarik ulur untuk mengisi kursi nomor dua itu terjadi sesama partai koalisi ADP – SUL yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

 

Dimana PAN dan PKB telah mengeluarkan dua nama yaitu Siska Imran (Istri Walikota nonaktif ADP) dan Rahman Tawulo (Saat ini Anggota DPRD Kendari). Namun PKS juga bersikekeh mengusulkan nama. Tak hanya sampai disitu PKS membuka penjaringan dan mengerucut pada tiga nama yaitu Adi Jaya Putra, Alamsyah Lotunani dan Al Jabbar yang disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

 

Setelah masuk meja DPP akhirnya mengerucut pada dua nama karena Al Jabbar mundur dari penjaringan. Bahkan terbaru DPP sudah menyampaikan surat tembusan kepada Walikota Kendari. Akan tetapi, Sulkarnain masih akan membicarakan kepada partai pengusung.
“Insyaallah kita akan komunikasi dengan partai koalisi, karenakan tahapan di partai koalisi dulu untuk mengeluarkan dua nama,” katanya.
Ketua DPD PKS kota Kendari ini berjanji dalam waktu dekat ini akan bertemu dengan partai koalisi.

 

“Mudah-mudahan tidak lama dari saat ini, sehingga saya berharap ini bisa cepat prosesnya,” katanya lagi.

 

Disinggung siapa nama yang telah dikeluarkan DPP, Sulkarnain masih merahasiakan dan lebih memilih mengarahkan untuk konfirmasi kepada pihak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sultra.
“Yang pastinya tidak keluar dari tiga nama dari yang telah diusulkan ke DPP,” pungkasnya.

 

 

Laporan : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *