June 18, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kini di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah hadir Rumah makan (RM) Bakoel Sulawesi yang beroperasi di seputaran jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende

Tak bisa dipungkiri kebutahan kuliner tengah meningkat pesat, olehnya itu Siang tadi (28/12/2018) secara resmi dibuka untuk umum, setelah kurang lebih 2 pekan diperkenalkan ke masyarakat sekitar.

RM. Bakoel Sulawesi menghadirkan masakan yang berbeda dengan rumah makan maupun restoran yang telah ada di Kota Kendari. Uniknya sensasi masakan khas Sulawesi yang diolah menggunakan rempah-rempah tradisional, tanpa menggunakan bahan pengawet atau penyedap rasa seperti Vetsin.

Sejumlah menu yang ditawarkan diambil dari makanan rumahan sehari-hari seperti sinonggi, beras merah, ikan kuah kuning, ayam palumara, ikan palumara, tawaloho, olahan kerang laut, ikan teri goreng, olahan ikan asin, aneka sayur bening, seperti sayur kelor, bayam, kacang-kacangan, terong, dan lain-lain.

“Seluruh masakan kami diolah tanpa menggunakan penyedap rasa pabrikan seperti vetsin dan sejenisnya, namun tetap lezat. Setiap hari menu utama kita berubah-ubah sehingga pelanggan tidak bosan,” ujar Owner Bakoel Sulawesi, Wirda.

Untuk tetap menjaga kualitas makanannya, Bakoel Sulawesi memiliki tim sendiri untuk mengontrol seluruh kualitas makanan, baik dari rasa, tampilan, hingga kebersihannya.

“Karena kita ketahui bersama bahwa pelanggan yang akan kesini adalah mereka yang sangat mementingkan rasa, dan kebersihan makanan itu sendiri,” tambah Wirda.

Bakoel Sulawesi mengusung konsep klasik untuk menambah kesan rumahan pada outletnya. Hal ini dapat dilihat dari wadah makanannya yang terbuat dari gerabah, sertai desain interior yang terdapat dalam ruangan.

 

 

“Tujuannya adalah untuk membuat nyaman para pelanggan sebagaimana ketika mereka mengunjungi rumah sendiri dan menikmati masakan ibu dirumah,” kata Strategy Partner Bakoel Sulawesi, Julhan Sifadi.

Bakoel Sulawesi menurut Julhan Sifadi, akan dipersiapkan untuk konsep kemitraan atau franchise sehingga memungkinkan untuk ekspansi secara nasional dalam dua atau tiga tahun kedepan.

Jika itu terwujud, maka bisa jadi Bakoel Sulawesi akan menjadi satu-satunya rumah makan franchise yang akan terlahir dari Kota Kendari, dan Sulawesi Tenggara.

“Semua memungkinkan, karena dalam dua atau tiga tahun itu sudah cukup untuk melihat daya tahan sebuah bisnis karena sudah melewati siklusnya, dan Kendari harus ada pioneer dalam waralaba makanan dan minuman bukan hanya menerima waralaba luar,” pungkas Julhan Sifadi.

 

Laporan : Tim Sultraline.id

No Comments