€sl Promotion

€sl Promotion
19/01/2022

Sejumlah Lembaga Mengutuk Keras Oknum Penyebar Hoax Terkait Pemeriksaan AT

1 min read

SULTRALINE.ID, KENDARI – Ketua Umum Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Kendari Khiroto Alam Achmad sangat menyayangkan adanya berita hoax yang di rilis Timurterkini.com yang berjudul AT (Anton Timbang) diperiksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) Soal Pajak serta rilis berita Sultraraya.com yang berjudul diduga melakukan pengapalan ilegal AT Diperiksa di Kejati Sultra, Selasa 2 November 2021.

“Terkait Hal ini sangat tidak benar sebab AT saat ini masih ada di Bali dan Tidak ada pemeriksaan terkait hal itu di Kejati Sultra,” ucap Iton sapaan akrabnya.

Menurutnya, tindakan oknum wartawan yang menyajikan berita hoax seperti ini akan berdampak negatif terhadap pandangan masyarakat sebab hasil penelusuran serta konfirmasi dari pihak Kejati Sultra bahwa berita tersebut tidak di benarkan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sultra.

“Saya menghimbau kepada oknum wartawan dari dua media di atas untuk segera meminta maaf dan menarik/menghapus berita tersebut agar tidak menjadi konsumsi publik sehingga tidak menimbulkan prespektif negatif terhadap bapak AT,” cetusnya

“Bagi saya setiap berita adalah sumber informasi untuk menjadi bahan bacaan serta referensi, jadi saya tidak inggin barita hoax seperti ini menjadi bahan konsumsi masyarakat,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Forum Kajian Investasi Pertambangan Sulawesi Tenggara (Forkip Sultra) juga menyayangkan dan mengutuk keras atas tersebarnya berita hoax tersebut.

Menurut kesaksian Sekretaris Umum Forkip Sultra Yusril Hajarsik bahwa yang bersangkutan (AT) sedang berada di Bali dan tidak ada pemeriksaan sama sekali terkait pengapalan secara ilegal di Kejati Sultra.

Yusril Hajarsik sebagai Sekretaris Umum Forkip Sultra sangat menyangkan atas beredarnya berita yang ia duga ini adalah “pembohongan” Publik

“Saya kira berita yang beredar di media sosial itu tidak memiliki landasan yang kuat, dan ini sangat kami sayangkan atas,” ujarnya saat dihubungi via telefon

Keterangan ini juga diberikan oleh Ketua Umum Forkip Sultra Muhammad Syidiq Lapanaka, bahwasanya sudah terbangun komunikasi antara Lembaga Forkip dan pihak yang berwajib terkait dengan persoalan di atas, menurut keterangannya dari komunikasi yang dibangun bahwa tidak ada sama sekali pemeriksaan pada AT di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

“Saya kembali menegaskan bahwa berita yang beredar itu sangat tidak valid, karena kami sudah berkordinasi dengan pihak yang berwajib dan hasilnya bahwa AT tidak sama sekali diperiksa oleh kejaksaan tinggi,” Tegasnya.

Lanjut, Ketua Umum Forkip Sultra berpesan pada masyarakat agar tidak cepat percaya pada berita yang masih diragukan kebenarannya.

“Saya harap masyarakat sultra tidak cepat percaya pada berita yang masih diragukan kebenarannya”. Pesannya.

Sebelumnya juga Lembaga AP2 Sultra juga menyayangkan dan mengecam oknum penyebar hoax terkait adanya pemeriksaan AT di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berusaha menghubungi pihak terkait.