March 25, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, BAUBAU – Akhir pekan selalu di nikmati bersama keluarga, tapi ada yang menarik sekelompok pemuda-pemudi yang tergabung Pencak Silat Penjuru Angin Indonesia  (PSPAI) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mereka turun ke jalan melakukan aksi kemanusiaan  penggalangan dana untuk korban  tsunami di selat sunda yang menimpa Banten dan Lampung Selatan beberapa waktu lalu. Itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian mereka  terhadap sesama yang sedang tertimpa bencana alam.

Adapun yang terlibat dalam aksi penggalangan dana ini adalah siswa perguruan PSPAI,  dan beberapa relawan lainnya yang turut bergabung dalam forum penggalangan dana yang di lakukan oleh siswa pencak silat tersebut. Adapun relawan-relawan tersebut merupakan pelajar  salah satu SMK yang ada di Kota Baubau. Adapun kegiatan tersebut di koordinator oleh Arsantika Febrianti, hildayanti dan Koordinator Umum yang merupakan Asisten Pelatih pencak silat  Darno Ufatma yang saat ini berstatus mahasiswa di Unidayan.

Darno yang saat ini tengah sibuk dengan perkulihannya yang saat ini sedang disibukkan oleh Praktek Lapangan (PL) akan tetapi menyempatkan diri untuk menggerakan anak didiknya di PSPAI, dalam rangkaian penggalangan donasi untuk korban Tsunami di selat sunda. Selanjutnya, Ia berharap melalui agenda sosial tersebut, dapat menanamkan jiwa kemanusiaan kepada para siswa pencak silat dan dan para relawan yang bergabung dalam kegiatan tersebut dan mengajarkan mereka tentang arti dari sebuah keikhlasan.

“Kemudian kami sangat berharap apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkannya,” ujar Darno k, saat dikonfirmasi melalui via WhatsAppnya, Minggu 30 Desember 2018.

 

 

Dia juga menambahkan, aksi penggalangan dana itu di lakukan pada Sabtu 29 Desember 2018, sekira Pukul 17.00 hingga 20.00 Wita. Alhasil, dari kegiatan tersebut dikumpulkan dana sebanyak  empat juta rupiah lebih, dan dana tersebut akan di transfer langsung lewat rekening kepada relawan yang ada di wilayah Lampung untuk di salurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Adapun tempat penggalangan dana terbagi di 3 titik, yaitu di Lampu Merah KM 1. Kemudian, usai Shalat Magrib bergegas dan membagi 2 kelompok yaitu ke Kota Mara dan Pantai Kamali.

“Aksi yang kami lakukan ini bukan hal pertama, tapi sudah beberapa kami melakukan hal serupa. Sekalipun awalnya sempat tidak percaya diri karena di lokasi kami lakukan penggalangan kemarin itu bukan cuma kami sajah tapi ada dari duta pemuda kota baubau ada juga Bem Teknik Unidayan dan ada satu lagi organisasi yang saya lupa apa namanya,” terangnya

“Kami sempat tidak percaya diri tetapi kami terap terus berjalan dan akhirnya kami membuat kesepakatan untuk di pisahkan masing2 jalur lampu merah dan kami dapat lokasi pas dindepan colombus. Setelah ini kami akan kembali lakukan penggalangan dana tapi masi belum tentukan kapan lagi waktunya,” tambah Darno.

Setelah ini, PSPAI Kota Baubau juga berharap akan banyak relawan-relawan lain yang peka akan kejadian ini guna meringankan beban para korban yang terkena musibah.

“Semoga apa yang kami lakukan akan diikuti pemuda-pemuda lainnya, karena mereka (Korban, red) terus membutuhkan bantuan agar bisa pulih dari bencana itu,” pungkas Darno.

 

Laporan : Tim Sultraline.id

No Comments