Produksi Industri Nikel Sultra Ditarget 2 Juta Ton Setahun

32 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pengintegrasian pengolahan pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara ditargetkan dapat menghasilkan 2 juta ton stainless steel senilai 4 juta dollar. Dengan intergrasi ini, akan dikembangkan instustri nikel hulu hilir.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat ditemui SULTRALINE.ID menjelaskan, Sultra merupakan basis insdustri nikel bersama Sulteng melihat telah berkembangnya industri tersebut sejak lama.

“Jadi produksinya 2 juta ton ditargetkan dapat dihasilkan di Sultra dan dua juta dari Sulteng dalam setahun,” jelas Airlangga Hartarto saat ditemui seusai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Industri Smelter yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian RI, Rabu (11/01/2017).

Mendukung perkembangan industri tersebut Kementerian Perindustrian juga berencana mengembangkan Vocation Training atau pusat Pelatihan Kejuruan.

“Melalui pusat pelatihan ini sekitar akan dilatih secara khusus disiapkan untuk mengisi tenaga kerja di industri tersebut,” pungkasnya.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) Industri Smelter yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian RI tersebut, turut hadir Direktur Wilayah III Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Pusat, Wisnu Wijaya, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) IG Putu Suryawiran.

Selain itu, turut hadir juga Direktur Pengendalian Tenaga Kerja Asing, Kementerian Ketenagakerjaan, Rachmawati Yauniar, Sekretaris Daerah Sultra Lukman Abunawas, unsur Muspida Sultra dan Sejumlah pengusaha pertambangan.

Laporan: Taufik Qurahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *