Premium Mulai Ditinggalkan, Trend Penggunaan Pertalite Meningkat 1000 Persen di 2017

45 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Trend penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di Sulawesi Tenggara meningkat. Berdasarkan data Pertamina Marketing Oprasionalkan (MOP) VII yang membawahi area Sulawesi, untuk di Sultra terjadi kenaikan sebesar 1.341 persen untuk data 2017 dibandingkan 2016.

Pertamina MOP VII mencatat untuk realisasi penggunaan pertalite di Sultra tahun 2016 sebanyak, 2328 Kilo Liter sedangkan di 2017 meningkat menjadi, 33.535 Kilo Liter.

Manager Komunikasi dan CSR Pertamina MOR VII, Roby Hervindo menjelaskan, kenaikan ini salah satunya disebabkan mulai berpindahnya konsumsi masyarakat untuk BBM dari Premium ke Pertalite.

“Bisa jadi faktornya, ini pemahaman masyarakat soal kulitas BBM yang baik untuk kendaraannya, karena untuk mobil atau kendaraan keluarkan tahun 2011 ke atas memang di anjurannya menggunakan BBM yang kandungannya diatas RON 88, salah satunya ya Pertalite,” papar Roby saat ditemui SULTRALINE.ID, Rabu (11/1/2018).

Menurutnya, adanya perpindahan pola konsumsi BBM dari premium ke pertalite dibuktikan dengan adanya penurunan angka realisasi BBM jenis premium di tahun 2017 dibandingkan 2016.

“Data 2016, realisasi BBM jenis premium sebanyak 84.171 Kilo Liter, sedangkan di 2017 hanya 53.562 Kilo Liter atau menurun 36 persen,” papar Roby.

Sementara itu, dari data Pertamina MOR VII, kenaikan konsumsi BBM tidak hanya terjadi pada pertalite, tapi juga untuk jenis solar dan pertamax.

Untuk solar, data 2016 sebanyak, 30.724 Kilo Liter sedangkan 2017 sebanyak, 38.378 atau naik 25 persen. Sedangkan untuk pertamax realisasi 2016 sebanyak, 3.991 Kilo Liter dan 2017 sebanyak, 4.608 atau terjadi kenaikan sebesar 15 persen.

“Untuk proyeksi 2018, kami prediksi untuk realisasi konsumsi BBM akan lebih meningkat lagi, salah satu faktornya adalah kenaikan jumlah volume kendaraan,” pungkasnya.

 

Laporan: Taufik Quraiz Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.