Sab. Jan 23rd, 2021

Polisi Ringkus Empat Remaja Yang Bobol Counter Hp Di Pasar Laino 

1 min read
pelaku

pelaku

SULTRALINE.ID, MUNA –  Empat remaja yang masih berstatus pelajar di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam waktu semalam berhasil menjalankan aksi membobol satu counter dan satu gudang penyimpanan jambu milik pedagang di Pasar Laino Raha.
Menurut Sadaria, dirinya baru mengetahui  jika jambu mete dagangannya ini raib, Kamis pagi 7 Desember 2017, sekitar pukul 10.00 Wita,  setelah melihat salah satu papan bagian samping gudang miliknya mengangah akibat congkelan.
Seperti biasa, sebelum balik ke rumahnya di Jalan Anggrek, Rabu petang 6 Desember 2017, wanita parubayah ini mengecek secara keseluruhan gudang tempat penyimpanan jambu mete tersebut.
“Kemarin waktu saya tinggalkan papannya tidak mengagah seperti ini. Tapi ini sudah mengangah, jadi saya curiga. Makanya saya cek, memang jambuku hilang sekitar 200 kilogram (Kg). Kalau diuangkan bisa Rp 5 juta,” terangnya  saat ditemui di Gudang miliknya, Kamis (7/12/2017.
Namun Sadaria enggan melaporkan pembobolan gudang miliknya ini. Ia hanya berharap  kelakuan remaja ini tidak diulangi. Dan  jambu mete miliknya bisa kembali.
“Saya mau ambil saja jambuku. Saya mau pergi di Polsek, saya mau tandai saja pelakunya,” harapnya.
Ke empat remaja warga Laino, Kecamatan Batalaiworu ini sebelumnya pernah dibekuk personil Polsek Katobu karena dilaporkan atas dugaan  pembobolan counter Handphone (HP) milik Marud (38) warga Wakorambu Kecamatan Batalaiworu, Rabu malam 6 Desember 2017.
Namun kali ini keempat remaja tersebut harus mengahadapi  jeratan hukum atas kasus yang serupa, sebab telah membobol gudang jambu mete milik Sadaria (52) warga jalan Anggrek, kelurahan Raha III Kecamatan Katobu.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Katobu AKP Aslim Ampo menuturkan, setelah mendengar info dari masyarakat, bahwa di malam yang sama telah terjadi pula pembobolan gudang milik salah satu pedagang di Pasar Laino Raha yang  tidak jauh dari kejadian sebelumnya (conter HP milik Marud).
Pihaknya terus melakukan penyelidikan dan Pengakuan mengejutkan yang dilontarkan keempat remaja itu, bahwa pembobol gudang jambu mete milik Sadaria, meraka juga pelakunya.
“Pelaku sudah mengakui, bahwa mereka juga membobol gudang jambu.
Mereka juga sudah menunjukkan lokasi tempat barang jarahannya disimpan. ,” beber Aslim Ampo, melalui Via Whats Appnya (WA),  kamis (7/12/2017).
“Mereka menyimpannya di belakang SMPN 6 Laino, di kebun-kebun milik warga,” tutup perwira dengan tiga balok kuning ini.
Laporan : Baharuddin.P
Editor : Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

€sl Promotion

€sl Promotion