Perusak Baliho POSPERA Dilaporkan ke Polisi

SULTRALINE.ID, BAUBAU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kota Baubau berhasil menangkap tangan 6 orang yang mengaku sebagai Panwascam Kecamatan Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), sedang memasang kembali 2 buah atribut Ormas POSPERA.

Ketua DPC POSPERA Kota Baubau Dedi Ferianto, SH menuturkan, Sabtu 26 Mei 2018, sekitar pukul 18.10 Wita, bertempat di Jalan Anoa Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, bersama Ketua bidang Hukum dan HAM DPC POSPERA Kota Baubau Agung Widodo, SH menangkap tangan 6 orang yang mengaku sebagai Panwascam Kec Kokalukuna Kota Baubau, sedang memasang kembali 2 buah atribut Ormas POSPERA berupa: spanduk berukuran 1 x 2,5 M dan 7 x 2 M yang mencantumkan foto Erwin Usman, SH dan Ir Joko Widodo dalam kapasitas sebagai Ketua DPP Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) dan Pelindung POSPERA.

“Saat diinterogasi, keenam orang yang mengaku Panwascam tersebut tidak memiliki surat tugas dan yang mengaku Ketua Panwascam bernama Safarudin, bahkan sama sekali tidak memiliki identitas KTP. Mereka sedang memasang 2 buah spanduk yang kemarin mereka copot. Atas perintah Ketua Panwascam Kota Baubau Yusran Elfargani,” jelas Dedi, Sabtu malam (26/5/2018)

Lanjut Dedi, menjelaskan, sebelumnya pada Jum’at (25/5/2018) sekitar pukul 11.30 Wita 3 buah spanduk di kelurahan Kadolomoko dilaporkan hilang juga di beberapa titik di kecamatan lain di kota Baubau, tanpa informasi siapa yang menurunkannya. Tim DPC POSPERA bersama LBH POSPERA Sultra cabang Baubau lalu mencari informasi. Termasuk menelpon anggota Panwascam Baubau Waode Frida Vivi Octavia, SH pada sekitar pukul 19.00 WITA.

“Malah jawabannya, akan dia cek. Sampai dengan peristiwa “tangkap tangan” ini tak ada informasi dari Panwascam. Kemudian Pengakuan dari Safarudin, bahwa mereka diperintahkan Ketua Panwascam Baubau Yusran Elfargani untuk menurunkan semua spanduk. Perintah via Whatsapp (WA) tanpa surat tugas resmi. Saat operasi penurunan spanduk mereka bersama sejumlah anggota Satpol PP Kota Baubau. Jadi operasi gabungan,” terangnya.

Kondisi baliho yang sengaja dirusak.

 

Mantan Direktur LBH Buton Raya ini juga menambahkan, Sebelumnya sejak tanggal 18-21 Mei 2018, sejumlah baliho dan spanduk Erwin Usman juga diturunkan di Kota Kendari. Lanjut Ia, Konfirmasi Muh Atman Mappa, S.Sos (Dewan Pembina POSPERA Sultra) mengkonfirmasi pada anggota Bawaslu Sultra Munsir Salam apakah anggotanya yang perintahkan penurunan baliho dan spanduk, dan dijawab: “Iya saya yang perintahkan”.

“Saya dan bidang hukum DPC POSPERA kota Baubau serta Ketua LBH POSPERA Sultra Asman, SH setelah taraweh akan rapat dan berencana membuat Laporan (LP) ke Polresta Baubau dan Senin (28/5/2018) akan masukkan gugatan ke Dewan Kehormatan DKPP melaporkan Ketua dan 2 anggota Panwaslu Baubau juga 6 orang Panwascam yang ditangkap tangan. Dan kejadian ini kami sudah sampaikan ke DPP POSPERA Nasional dan LBH POSPERA Nasional untuk ditindak lanjuti,” tandas Dedi.

 

Laporan: Tim Sultraline.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.