Jum. Apr 3rd, 2020

Pernyataannya Dikritik, Presma UHO Sebut Ketua HIPMI Sultra Tak Objektif

1 min read
img-20200323-wa0009

SULTRALINE.ID, KENDARI – Beredarnya statemen Ketua Umun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Sucianti Suaib Saenong yang mengkritik pernyataan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Halu Oleo (UHO) mengenai pencopotan Kapolda Sultra yang dianggap tidak wajar oleh Ketua HIPMI Sultra.

Dikutip di rightnewskendari.com, Ketua HIPMI Sultra mengatakan bahwa seharusnya kesalahan itu dialamatkan ke kantor imigrasi kendari sebagai pihak yang mengetahui masalah masuk dan keluarnya Tenaga Kerja Asing (TKA) di daerah. Hal tersebut membuat Presiden Mahasiswa UHO Pandyi Priyono A.S angkat bicara.

Menurut Presma UHO Pandyi Priyono A.S bahwa, Ketua HIPMI Sultra harus objektif dalam melihat persoalan yang ada di Sultra dan memahami pernyataannya. Terutama statemen yang di luncurkan oleh Kepala Polisi daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang beredar di media Sosial.

“Harusnya ketua HIPMI Sultra lebih objektif dalam melihat permasalahan yang ada dan memahami apa yang saya sampaikan itu. Hal tersebut memang kesalahan dari Kapolda Sultra yang memberikan informasi yang tidak jelas kebenarannya yang pada akhirnya berimplikasi pada masyarakat ,” ujar Pandyi.

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa apa yang disampaikan di media baru-baru ini adalah wujud kekecewaannya terhadap Kapolda Sultra terkait pernyataannya yang tidak jelas sehingga membuat masyarakat Sultra bertanya-tanya.

“Persoalannyakan jelas dalam pernyataan saya itu tentang Informasi yang di berikan Kapolda Sultra gidak jelas kebenarannya bukan soal kenapa dan bagaimana TKA bisa masuk ke Sultra. Sepertinya Ketua HIPMI Sultra kurang fokus saat membaca pernyataan saya atau mungkin tidak faham apa yang saya sampaikan itu,” ungkap Pandy.

Lanjut Presma UHO itu menekankan bahwa seharusnya Ketua HIPMI Sultra mendukung itu dan ia menyarankan sebaiknya Ketua HIPMI Sultra fokus bagaimana HIPMI Sultra bisa berkontirbusi untuk daerah.

“Harusnya ketua HIPMI Sultra mendukung itu dalam mempertanyakan apa yang harusnya masyarakat Sultra ketahui dan bukan malah sebaliknya, kecuali kalau dia tidak peduli dengan apa yang dialami masyarakat atas ketidakjelasan informasi itu. Saya juga sarankan dan mengingatkan sebaiknya Sucianti Suaib Saenong untuk fokus bagaimana HIPMI Sultra bisa berkontribusi terhadap daerah jangan hanya pasang-pasang baliho pergantian kepengurusan saja agar masyarakat juga bisa merasakan keberadaan HIPMI Sultra ,” tutup Pandy.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *