Peringati Hari Pahlawan, LSHK FH USN Kolaka Gelar Aksi Damai

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Puluhan mahasiswa yang tergabung pada Lembaga Studi Hukum dan Kebijakan (LSHK) Fakultas Hukum (FH) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar aksi damai sembari mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah memperjuangan kemerdakaan Indonesia.

Mereka memulai aksi damai dari halaman kampus, depan auditorium USN Kolaka dan berakhir di pelataran bundaran air mancur atau tugu adipura kolaka (depan rumah jabatan bupati kolaka).

kordinator lapangan (korlap), Ahmad Tang, mengungkapkan agenda kegiatan ini yaitu orasi sejarah hari pahlawan di lapangan kampus merah maron dan long march dari depan auditorium USN hingga tugu adipura/air mancur kolaka.

Pada saat long march (berjalan kaki) di sepanjang jalan mereka sambil meneriakkan “jangan lupa sejarah pahlawan indonesia “.

Sementara, Jayadi sebagai jenderal lapangan ada beberapa titik tempat meneriakkan orasinya agar kedepan tidak ada lagi yang berbuat semena-mena hingga merugikan masyarakat khususnya korupsi di Indonesia, karena akibat perbuatan itu sebagian kepala daerah yang ada di Indonesia, yang kita anggap sebagai pahlawan membawa kesejahteraan bagi masyarakat itu sudah langkah maupun sudah punah atau krisis pahlawan.

“Karena tanpa perjuangan para pendahulu kita pahlawan Indonesia mungkin hingga saat ini kita masih di jajah oleh negara-negara asing. maka dari itu kita sebagai penikmat sejarah harus betul-betul menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari pengaruh asing dan perpecahan dalam negeri. hidup pahlawan…indonesiaku,” teriaknya.

Setelah sampainya bundaran air mancur kolaka mereka memblokade jalan perempatan air mancur kolaka untuk rehat mengirimkan doa kepada para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa Indonesia.

Ketua Umum LSHK FH USN Kolaka, Aryan Ipun Toali, menambahkan, setelah kegiatan ini selesai, pihaknya akan menggelar aksi damai lagi untuk memperingati hari perjuangan masyarakat wonua bumi mekongga dalam melawan penjajah.

“insya Allah kami akan melaksanakan kegiatan yang di mana masyarakat Kolaka yang jarang di peringati, yaitu pada saat tanggal 19 november 2018 yakni hari perjuangan masyarakat wonua bumi mekongga dalam melawan penjajah,” tandasnya.

 

Laporan : Tim Sultraline.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.