June 18, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Dalam memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) Sedunia yang jatuh hari ini, Minggu (09/12/2018) puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Persatuan Mahasiswa Muna Barat mengadakan aksi unjuk rasa, di pertigaan kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Aksi yang mereka lakukan yakni meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun langsung menangani soal dugaan korupsi Ringroad (jalan lingkar) Laworo, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra)

Itu dilakukan sebagai bentuk peduli akan kemajuan daerah asal mereka yang merupakan Kabupaten baru itu.

Dalam orasi Koordinator lapangan, Versi Kardila, mengungkapkan, bahwa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 sebesar Rp 98 miliar tidak berjalan maksimal. Pasalnya pengerjaan jalan tersebut mengalami kerusakan parah hingga saat ini.

“Kami menduga pengerjaan jalan tersebut tidak sesuai dengan bestek atau perencanaan yang telah ada, sehingga jalan tersebut mengalami kerusakan parah,”

seharusnya, lanjut ia, dengan dana yang begitu besar, mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya akses jalan yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Olehnya itu, dengan momentum HAK persoalan tersebut akan terus dikawal, karena itu merupakan uang Negara.

“Kami mahasiswa muna barat akan menurunkan masa yang lebih banyak lagi untuk terus mengawal persoalan tersebut. Ini baru awal saja, karena Korupsi musuh kita bersama dan kami tidak mau daerah kami merajalela yang merugikan masyarakat Muna Barat,” pungkasnya.

 

Laporan : Tim Sultraline.id

No Comments