Peringati 20 Tahun Reformasi, PENA 98 Sulteng Gelar Dialog Publik dan Pameran Foto

SULTRALINE.ID, SULTENG – Dalam memperingati 20 tahun Reformasi Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) mengelar dialog public dan pameran foto aksi mahasiswa 1998. PENA 98 adalah Komunitas Berbadan Hukum yang dibentuk resmi oleh eksponen 98 secara nasional di Jakarta pada 2007 silam.

Memiliki visi panjangnya adalah untuk memastikan cita-cita Reformasi 1998 terus dikawal dan diperjuangkan. Salah satu upaya programatik, PENA 98 tiap tahun di bulan Mei, gelar Peringatan Reformasi 98 hampir di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Memperingati 20 tahun Reformasi 98 tahun ini, Sekretaris Jenderal  (Sekjen) PENA 98 bung Adian Napitupulu kembali mengingatkan teman-teman di daerah untuk gelar kegiatan serupa,” Kata Ketua Panitia 20 tahun Reformasi 98 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Jaya Rahman, dalam release pernya, Rabu (2/5/2018).

“Di Sulawesi Tengah, insya Allah panitia 20th Reformasi 98 Sulteng kali ini gelar dengan sub-kegiatan lebih beragam, selain Pameran Foto 98 yang kerap digelar, juga akan ada beberapa sub kegiatan yang kami yakini memberikan kontributif,” urai Jaya Rahman, eks Ketua BEM Univ.Alkhaeraat Palu tahun 1996, yang juga Ketua Komisariat FMIST (Front Mahasiswa Indonesia Sulteng).

Jaya Rahman, yang kini Dosen UNISA Palu, menambahkan, ada 3 (tiga) item sub-giat versi baru, yang diselipkan dalam 5 sesi Pameran Foto di 5 Titik Kampus di Palu yakni: 1. Festival Lagu-lagu dan Puisi Anti Orde Baru; 2. Lomba Karya Tulis Pelajar-Mahasiswa se Sulteng topik Pelanggaran HAM & Kejahatan Politik Orde Baru.

“Untuk Tim Juri ke-2 kontestasi tersebut  dipercaya kepada publik,” ujarnya

Sambung ia, 3. Pemberian reward sejumlah Sulteng yang nominasinya Penggiat HAM, Human-rights Lawyer, Akademisi Kritis, Birokrat Anti KKN, dan Kepala Daerah Reformis.

“Adapun venue pelaksanaan kegiatan dijadwalkan 4 hari berturut-turut di 5 (lima) Kampus di Sulteng. Space waktu dimulai tanggal 7 hingga 27 Mei 2018, selama 20 hari. Di 5 titik Pameran Kaledeoskop 500 jenis foto-foto  Gerakan 98, akan digelar diskusi publik dengan topic-topik aktual, baik lokal maupun nasional. Untuk sementara dipastikan isu lokal adalah soal Kasus Tanah Tanjung di Luwuk, soal Potensi Migas Sulteng dan isu Tenaga Kerja Asing (TKA) di Morowali,” paparnya

“Di minggu terakhir, kami menjadwalkan 1 jenis kegiatan yang bernuansa religius saat Bulan Ramadhan sekaligus akan ditutup dengan Silaturahim Akbar Aktivis 98 sebagai forum memutuskan Resolusi & Rekomendasi kepada Presiden RI, Pemerintah Daerah, dan stakeholder terkait,” Pungkasnya.

Laporan: Tim Sultraline.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.