€sl Promotion

€sl Promotion
19/01/2022

Paket Pelatihan Talenta Muda BLK Kendari di Buka Gubernur Sultra

1 min read

SULTRALINE.ID, KENDARI – Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari menyelenggarakan Paket Pelatihan Talenta Muda dengan Program Pelatihan Desain Produk dan Digital Marketing yang dibuka secara resmi Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi SH di Aula Besar BLK Kendari, Jumat (10/12/2021).

Dijelaskan melalui Humas BLK Kendari, Syahrul, bahwa Dalam kegiatan tersebut, turut di hadiri Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Saleh SH MSi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra La Ode Muhammad Ali Haswandy SE MSi, unsur FORKOPIMDA Sulawesi Tenggara, antara lain yang mewakili Danrem 143 Halu Oleo, Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Danlanud Haluoleo, Danlanal Kendari, Kepala BIN Daerah Sulawesi Tenggara, Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala BPP Kendari dan Pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri (FKLPI) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sultra H Ali Mazi SH dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) melalui BLK Kendari yang terus berkomitmen dalam peningkatan kompetensi angkatan kerja yang ada di Sultra.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Menteri Ketenagakerjaan RI atas sinergi program dan komitmen bersama dalam peningkatan kompetensi masyarakat angkatan kerja yang di Sulawesi Tenggara. Kami juga memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerja nyata yang dilakukan Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu beserta jajaran Keluarga Besar BLK Kendari, karena telah banyak membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meningkatkan kompetensi SDM serta ikut membantu menekan angka pengangguran di Provinsi Sulawesi Tenggara,” tuturnya.

Terkait dengan peserta pelatihan Talenta Muda, Gubernur Sultra mengharapkan agar dalam mengikuti kegiatan pelatihan tersebut harus serius dan bersungguh-sungguh. Pasalnya, jika nanti setelah menjadi alumni, para peserta pelatihan belum diterima untuk bekerja di dunia usaha atau dunia industri, maka bisa membuka usaha secara mandiri, nanti Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara akan memberikan bantuan untuk memudahkan para Alumni Pelatihan dalam berwirausaha mandiri.

“Jadi jangan takut untuk memiliki keterampilan yang kompeten, sebab dengan itu kalian bisa sukses,” tandasnya.

Orang nomor satu di Sultra ini, juga mengajak seluruh yang hadir untuk bergandengan tangan dalam mengatasi persoalan angkatan kerja yang ada di Sultra termasuk penempatan Alumni Pelatihan BLK Kendari di dunia usaha dan dunia industri untuk menekan angka pengangguran.

“Dengan kerjasama yang baik diantara kita semua, maka segala persoalan ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara bisa kita selesaikan, baik itu menekan angka pengangguran atau melakukan percepatan pembangunan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sultra H Abdurrahman Saleh SH MSi dalam sambutannya turut memberikan semangat terhadap para peserta pelatihan, bahkan pihaknya memberikan solusi bagi para peserta yang telah menjadi alumni untuk memanfaatkan Perda Nomor 8 tahun 2020 yang salah satu poinnya adalah bantuan modal kewirausahaan bagi para generasi muda di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Ikuti pelatihan ini dengan baik, sebab untuk bisa sukses tidak hanya dapat dilakukan dengan memiliki ilmu pengetahuan namun mesti membutuhkan keterampilan sebagai faktor pendukung. Kami juga, akan membantu para generasi muda angkatan kerja untuk bisa meraih mimpi itu,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sangat percaya dengan BLK Kendari dalam pengembangan kompetensi angkatan kerja, karena angkatan kerja tidak hanya disiapkan sebagai tenaga kerja handal namun juga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha mandiri.

“Ini merupakan hal yang patut diapresiasi, dan tugas kami membantu agar para peserta yang telah dilatih bisa menyalurkan keterampilannya dengan baik,” jelasnya.

Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu dalam sambutannya juga mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan ini diikuti 32 peserta yang dibagi menjadi dua program pelatihan dan dilaksankan selama lima hari sejak 10 hingga 15 Desember 2021.

“Kegiatan ini merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) untuk meningkatkan kompetensi talenta muda, dimana BLK Kendari mendapatkan dua paket pelatihan pada tahun 2021 ini,” terangnya.

Ia menjelaskan, paket pelatihan ini merupakan solusi dari tantangan angkatan kerja generasi muda milenial baik yang bergerak pada bidang usaha mandiri atau kelompok dalam hal Desain Produk dan Digital Marketing agar dapat menembus pasar.

“Jadi, para peserta harus sungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan ini meski waktunya singkat,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI.

BLK Kendari, lanjut dia, memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan angkatan kerja yang kompeten, namun soal penempatan dan pemanfaatan merupakan tanggung jawab bersama semua pihak, baik itu Gubenrur Sultra, Ketua DPRD Sultra, Kadis Nakertrans Sultra, unsur FORKOPIMDA, Pengurus FKLPI maupun pimpinan dunia usaha dan dunia industri di daerah ini.

“Kehadiran Pak Gubernur Sultra, Ketua DPRD Sultra, FORKOPIMDA Sultra serta para pejabat lainnya pada Acara Pembukaan Pelatihan Talenta Muda Sultra ini, adalah wujud nyata beliau-beliau semua peduli akan kompetensi generasi muda serta memperhatikan nasib para angkatan kerja kita di Sulawesi Tenggara,”katanya.

Orang nomor satu di BLK Kendari ini juga menambahkan, pihaknya sangat berterimaksih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinisi melalui Gubernur Sultra H Ali Mazi SH dan dukungan dari Ketua DPRD Sultra serta anggotanya dan seluruh masyarakat Sultra, sehingga BLK Kendari bisa mendapatkan hibah lahan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara seluas lebih kurang 4,6 hektare yang rencananya pada tahun 2022 mendatang akan segera dilakkukan pembangunan workshop baru yaitu Workshop Otomotif Alat Berat untuk merespon kehadiran industri pertambangan di Sulawesi Tenggara.

“Insya Allah, ke depan kami akan semakin optimal dalam meningkatkan kompetensi angkatan kerja dan mendukung Program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menciptakan tenaga kerja trampil serta menekan angka pengangguran di Sulawesi Tenggara,” tutupnya.