Ming. Nov 28th, 2021

Menko PMK Didampingi Walikota Kendari Berikan Bantuan Bagi Anak Yatim Piatu

1 min read
img-20211022-wa0120

SULTRALINE.ID, KENDARI – Covid-19 telah berdampak sangat besar dalam seluruh sektor kehidupan, bahkan sektor pendidikan. Sehingga untuk hal itu, Pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan anak, terlebih kepada mereka yang menjadi yatim akibat pandemi Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP dalam kunjungannya di Kota Kendari juga meminta agar pendidikan anak Yatim Piatu korban Covid-19 di wilayah Kota Kendari bisa dijamin oleh Pemerintah, Jumat (22/10/2021).

Hal tersebut diungkapkannya saat bersilaturahmi bersama Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K. SE., ME dengan anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19. Sementara, bertempat di Rujab Wali Kota Kendari, Menko PMK juga memberikan bantuan pendidikan, serta sumbangan peralatan sekolah seperti tas, buku dan alat tulis lainnya ditambah sejumlah uang kepada 29 anak.

“Saya harus memastikan bahwa masa depan mereka terjamin, tidak boleh terlantar setelah ditinggal meninggal orangtuanya, baik salah satu maupun kedua-duanya. Untuk itu, semua anak yatim, piatu maupun yatim piatu yang ditinggal meninggal akibat Covid-19 itu harus mendapatkan Kartu Indonesia Pintar.” ujarnya.

img-20211022-wa0112

img-20211022-wa0098

Menko PMK juga meminta Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pendidikan secepatnya bertindak agar anak-anak tersebut segera mendapatkan Kartu Indonesia Pintar sesuai arahan Presiden.

Selanjutnya, menanggapi hal itu, Wali Kota Kendari menyampaikan kesiapannya, bahkan akan turut berpartisipasi bersama Baznas Kota Kendari untuk memberikan bantuan kepada masing-masing anak sebesar 1 juta rupiah.

“Saya tau ini tidak cukup, tetapi paling tidak ini memberikan motivasi kepada mereka agar tetap bersemangat menjalani kehidupan, dan yakin bahwa ada pemerintah yang akan selalu siap untuk memfasilitasi mereka.” Ujar Wali Kota Kendari.

€sl Promotion

€sl Promotion