Mendengar Rajiun Dinonaktifkan, Kader PAN Mubar Datang Dikediaman Rajiun Beri Support

SULTRALINE.ID, MUNA BARAT – Kini di Media Sosial (Medsos) bahkan media Cetak dan Online menjadi pembahasan hangat tentang pemecatan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN Muna Barat) LM. Rajiun Tumada sekaligus sebagai Bupati Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Setelah mendengar penonaktifan LM Rajiun Tumada, ratusan kader PAN dan masyarakat Mubar berbondong-bondong datang  dikediaman LM Rajiun Tumada yang terletak di Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat untuk memberi dukungan dan support.

Namun saat ditemui Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada tidak menanggapi serius penonaktifan dirinya sebagai ketua DPD PAN Muna Barat.

“Mereka secara spontanits datang dan siap untuk mundur secara kolektif mulai dari pengurus DPD sampai pengurus desa,” kata LM Rajiun Tumada, Kamis (22/02/ 2018).

Bahkan LM Rajiun Tumada justru melakukan sujud syukur akan penonaktifan dirinya itu. Baginya, hal itu merupakan dinamika organisasi dan akan tetap konsisten dengan sikap politik yang anti money politik dan dinasti politik.

“Saya sujud syukur dengan putusan DPW PAN ini. Dan kader-kader PAN di Mubar akan menggelar doa bersama sebagai bentuk kesyukuran mereka karena saya tetap konsisten dengan anti money politic dan anti dinasti politik,” terang mantan Kasat Pol PP Sultra ini.

Lanjutnya, Ia juga mengatakan, dirinya akan terus berjuang untuk menegakan demokrasi yang bermartabat.

“Berjuang di jalur politik pasti ada kerikil tapi anggap saja ini dinamika. Dan ini juga membuktikan ADP bersama bokapnya sebagai cagub pro politik uang dan dinasti politik,” katanya.

Rajiun juga menambahkan akan terus berpegang teguh dengan prinsip politiknya selama ini.

“Saya punya prinsip politik, saya bukan babu politik. Saya mau berpolitik yang santun mendidik masyarakat,” ujarnya.

“Jangan kita pertontonkan politik uang ke masyarakat. Kalau ada nanti tim-tim yang kami bagi-bagi kori (money politic), akan  kami tangkap dan serahkan pada Panwas,” pungkas

Untuk diketahui Penonaktifan LM Rajiun Tumada dilakukan karena perseteruannya dengan Sekretaris umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sultra Adriatma Dwi Putra,

Laporan: Baharuddin Palugu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.