Melihat Kondisi Bangunan Pinggir Pantai Kolaka

SULTRALINE.ID, KOLAKA – Kondisi bangunan tempat dimana penikmati angin pantai di depan rumah adat mulai retak. Siapa sih yang tidak kenal rumah adat di pantai Kolaka terutama masyarakat yang berdiam di dekat pantai, boleh di kata setiap warga terutama yang dekat pantai pasti pernah berkunjung kesana, bahkan bisa di kata hampir setiap hari melewati karena jalur ini bisa tembus dengan area pasar dan juga bisa langsung ke area Pomalaa dan sekitarnya melalui by pass. Di depan rumah adat pantai Kolaka setiap hari minggu pula diadakan kegiatan senam, baik dari masyarakat sekitar pantai maupun dari luar.

Ketika Sultraline.id menempatkan diri duduk di deker pas di depan tangga tempat di mana warga Kolaka jadikan area berenang tiba-tiba pandangan tertuju pada area tembok dan lantai yang sudah retak dan tembok pun mulai miring bahkan besi penyangga sudah tidak ada pula. Sabtu 12 Mei 2018 sekira pukul 06.00 pagi. Dan mirisnya lagi tembok bagian bawa deker mulai berlubang, sekitar tiga meter (3m) panjangnya.

Di sela -sela lantai nya, bahkan sudah tumbuh rumput. Adapun tempat beristirahat yang di bangun oleh PT Antam tidak nyaman lagi di karenakan sampah berserakan, begitupula genangan air yang ada di dalamnya. Nampaknya tidak elok di pandang mata. Sampai kapan kondisinya seperti ini.

Ketika di biarkan terus menerus ditakutkan akan hancur bila datang ombak menerpa, seperti pantai jamur satu persatu hanyut terbawa arus yang tinggal hanya rangka besi yang sesekali tersapu ombak. Dulu indahnya terlihat di mana berdiri kokoh jamur-jamur yang berbentuk payung terlihat indah di mata kini hilang satu demi satu terseret ombak.

Laporan: Sri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *