Ming. Nov 28th, 2021

Masih Berpotensi Alami Cuaca Panas, BMKG Imbau Warga Sultra tetap Waspada Akan Kekeringan

1 min read
download

SULTRALINE.ID, KENDARI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat Sulawesi Tenggara untuk terus waspada terhadap potensi bencana kekeringan, kebakaran lahan dan hutan serta bahaya gangguan saluran pernafasan yang mungkin terjadi di musim kemarau terutama daerah-daerah yang termasuk ke dalam kategori Kekeringan Ekstrim.

Pasalnya, BMKG menyebutkan sepanjang September 2019 lalu banyak wilayah terpantau masih mengalami Kekeringan Ekstrim yakni: Parigi (Kabupaten Muna) kurun waktu 90 hari, Bau-Bau kurun waktu 89 hari, Batauga (Buton Selatan) selama 89 hari, Bungi (Bau-Bau) selama 84 hari, Tongkuno (Muna) selama 84 hari, Poleang (Bombana) selama 74 hari dan Lasalimu (Buton) kurun waktu 73 hari.

“Secara umum wilayah Sulawesi Tenggara pada akhir September 2019 terpantau mengalami hujan kategori Rendah (0 – 50 mm/dasarian). Sultra bagian selatan mengalami curah hujan lebih sedikit dibandingkan bagian utara. Awal Oktober ini wilayah Sulawesi Tenggara diprediksi berpeluang tinggi mengalami hujan kategori Menengah kecuali di sebagian wilayah Bombana, Konsel, Muna, Mubar, Buteng, Bau-Bau, Buton, Busel, dan Wakatobi berpeluang tinggi mengalami hujan kategori Rendah,
Sementara itu ada peluang curah hujan tinggi di sebagian wilayah Kolut,” jelas Forecaster on Duty BMKG Sultra, Siti Risnayah, dalam keterangan pers nya, Selasa (2/10/2019).

Ia menambahkan, secara umum wilayah Sulawesi Tenggara pada awal Oktober diprediksi mengalami curah hujan kategori Menengah kemudian cenderung berkurang menjadi kategori Rendah pada pertengahan Oktober hingga awal November.

Laporan : TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

€sl Promotion

€sl Promotion