Kebutuhan Buah di Kendari Masih Bergantung Impor

22 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Minimnya hasil produksi buah dari petani yang ada di Kota Kendari, membuat pemenuhan kebutuhan buah di kota lulo ini harus dipenuhi melalui import. Kebutuhan buah disuplai dari luar daerah seperti Konawe Selatan, Buton tengah, bahkan dari Makassar dan Surabaya.

Untuk jenis buah yang dieksport diantaranya Semangka, Anggur, Apel, Kelengkeng, Salak dan Mangga. Sementara itu, untuk di Kota kendari komoditas diproduksi petani yakni buah jeruk.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Zainal Arifin menjelaskan, bergantungnya pada esport untuk komoditas buah karenakan minimnya jumlah petani buah di Kota Kendari.

“Jumlah petani buah yang kita miliki di perkirakan hanya seratus kelompok saja, sementara untuk luas wilayah pertanian kita hanya 840 hektare, jadi kebutuhan buah kita masih di suplai dari berbagai daerah lain,” paparnya pasa SULTRALINE.ID di ruangan kerja Jumat (13/01/2017).

Dijelaskannya, selain mengandalkan suplai dari luar daerah, pihaknya juga tengah berusaha mengintensifkan penyuluhan kepada masyarakat khsususnya petani buah.

“Kami akan melakukan penyuluhan guna menyadarkan petani dan juga masyarakat kita agar bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya yang ada untuk ditanami berbagai jenis buah dan kita juga akan memberikan bimbingan agar masyarakat tertarik dalam menfaatkan lahannya,” pungkasnya.

Laporan : La Irdwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *