April 23, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Guna membantu penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) 2019 dan aparat kepolisian, calon anggota DPRD Kota Kendari, Novar Aditya Praja nomor urut 3 dari Partai Golkar, daerah pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Poasia dan Abeli, mengerahkan 250 saksi untuk mengawasi proses pemungutan dan perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

Menurut Novar kesemua saksi itu akan tersebar  di 181 TPS yang bertugas di 17 kelurahan, meliputi Kelurahan Anduonohu, Rahandouna, Anggoeya, Matabubu, Puday, Lapulu, Poasia, Talia, Petoaha dan Bungkutoko. Kemudian Kelurahan Abeli, Benuanirae, Tobimeita, Anggalomelai, Nambo, Sambuli dan Tondonggeu.

“Saksi ini bertugas membantu penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan, untuk mengawasi proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS, agar berjalan lancar. Saksi yang bertugas ini berada di luar TPS untuk memantau, ” kata Novar Aditya Praja, Jumat (12/4/2019)

Lanjut satu-satunya Caleg yang sudah ikut pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), dari 250 saksi yang akan turun, masing-masing TPS diawasi 1 orang sampai 2 orang saksi.

“Ada TPS diawasi 1 saksi internal, ada juga 2 saksi. Nah saksi ini nantinya akan membantu saksi Partai Golkar yang bertugas resmi di TPS, ” jelasnya.

Politisi muda ini menambahkan, para saksi ini nantinya berperan aktif membantu warga pemilih, penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan dalam menjaga keamanan di TPS. Mengingat pesta demokrasi yang berlangsung 1 kali dalam 5 tahun, harus berjalan sukses, aman dan adil.

“Termasuk memjaga kemungkinan adanya pemilih siluman yang mencoblos, padahal tidak punya hak memilih di TPS tersebut. Kemudian untuk mencegah jangan sampai ada oknum tertentu yang mau berbuat curang secara sistematis dan massif. Dengan adanya saksi yang memantau, tentu ini dapat mencegah hal-hal yang tak diinginkan, ” pungkas Pria bersahaja ini.

 

Laporan : Irdwan Jeko

No Comments