Kader POSPERA Aksi Bersatu, Nyalakan Lilin Perlawanan Terhadap Teroris

SULTRALINE.ID, KENDARI – Aksi nyalakan lilin perlawanan di kota Kendari Simpang Empat Anggilowu oleh kader-kader Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) kecamatan Mandonga.

Teror serangan bom di Surabaya tidak akan membuat rakyat gentar. Sebagai bentuk melawan terorisme, kader POSPERA pun melakukan berbagai aksi menyalakan lilin sambil memamerkan poster poster kecaman terhadap aksi bom bunuh diri yang terjadi dua hari ini. Puluhan kader POSPERA mendatangi Simpang Empat kelurahan Anggilowu Kecamatan Mandonga, Senin malam 14 Mei 2018. Mereka berempati atas terjadinya bom di tiga gereja yang telah mengakibatkan korban meninggal dan 43 orang luka-luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Kader POSPERA memang sengaja datang untuk melakukan aksi solidaritas persatuan lawan Teroris di depan baliho raksasa yang dibuat oleh kawan_kawan mereka.

Salah satunya Mulidin (45) warga Kelurahan Alolama, mengaku sedih peristiwa bom ini menelan korban jiwa. Dia pun mengajak relawan nya yang belum terlalelap untuk melakukan aksi tolak Terorisme.

“Hanya ini yang kami bisa berikan pada keluarga korban Doa dan semangat persatuan untuk melawan kejahatan Teroris,” ungkapnya.

Puluhan kader POSPERA Nyalakan Lilin dan bentangkan Poster lawan terorisme.

 

Di tambahkan juga Mulidin dalam orasinya bahwa Indonesia sudah utuh di dalam rumah Pancasila dan NKRI, tidak ada lagi kelompok yang bisa merubahnya, sebagai kader POSPERA mengucapkan banyak terima kasih dan berbangga pada bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo yang bertindak sangat cepat dan peduli pada keluarga korban.

“Presiden kita tidak ada dalam istana Negara ketika terjadinya aksi Bom bunuh diri di surabaya, melainkan bapak Presiden langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melihat kondisi lapangan,” tambahnya

Dari pantauan Sultraline.id Kegiatan aksi ini berlangsung pada pukul 21.00 hingga 24.00 Wita.

Laporan: Tim Sultraline.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *