Kader PAN Mubar Menilai ADP Semakin “Ngawur” dan Cenderung Emosional

93 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, MUNA BARAT – Selisih pahaman memang terkadang mengakibatkan perseteruan, sebagimana terjadi saat ini antara kedua Kader terbaik Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra yakni Sekertaris Umun DPW PAN  Sulawesi Tenggara (Sultra) Adriatma Dwi Putra (ADP) dan Bupati Muna Barat (Mubar) LM. Rajiun Tumada, yang kian memanas melalui berbagai  Media Cetak maupun Media Online.

Wakil ketua PAN Mubar, Laode Sariba mengatakan, sebagai kader PAN yang paham ideologi partai,  pihaknya sangat mengecam pernyataan ADP yang semakin ngawur tanpa arah dan cenderung emosional. Menebar ancaman dan menggiring opini publik secara tidak karuan.

“Sebagai pejabat publik harusnya menjaga tutur kata,  dia itu Sekertaris Umum DPW PAN Sultra. Terkait kisruh internal PAN, ADP jangan  terlalu merasa superior di PAN, keberadaanya sebagai sekretaris DPW PAN itu masih perlu dipertanyakan karena pengangkatanya tidak melalui forum legal kepartaian,” katanya pada awak media, Kamis (22/02/2018).

Kata Laode Sariba, ADP itu  hanya ditunjuk secara defacto diruang tunggu Bandara Halu Oleo.  Karena merujuk aturan kepartaian dalam hal ini AD/ ART PAN pengangkatan ketua dan sekretaris PAN dalam berbagai level mulai tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), tingkat Kecamatan (DPC) Tingkat Kabupaten/Kota (DPD), Tingkat Provinsi (DPW)  maupun tingkat Pusat (DPP) harus melalui forum resmi yakni Musyawarah atau Musyawarah Luar Biasa. Bukan dengan penunjukan.

“Oleh karena itu, demi menyelamatkan marwah (dignity) Partai saya menghimbau kepada segenap DPD se Sultra untuk segera menginisiasi MUSDALUB dalam waktu dekat. Karena itu lucu,  kalau seorang ADP yang tidak sah kapasitasnya sebagai sekretaris DPW mau memecat ketua DPD PAN Mubar yang sah terpilih lewat musda bersama di Bau-Bau,” tegasnya.

Karena itu sebagai kader partai, dia khawatir kalau Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melegitimasi dan mempertahankan ADP yang statusnya tidak diangkat lewat forum Muswil atau MuswiL Luar Biasa, yang terkesan profokatif terhadap sesama kader PAN,  maka bukan tidak mungkin kader-kader PAN di sentaro Bumi Anoa Sultra akan keluar dari PAN secara masif dan berjamaah.

“Kami segenap pengurus DPD, DPC,  DPRT dan badan organisasi otonom seperti BM PAN,  SIMPATIK,  PUAN PAN dan relawan serta simpatisan PAN Muna Barat akan senantiasa kompak bersama ketua DPD PAN Mubar LM.  Rajiun Tumada. Kami juga meminta agar DPP segera bersikap untuk mengambil langkah-langkah antisipatif, Karena berbicara Partai bukan hanya Pilgub tapi ada Pilcaleg, dan Pilpres,” tutupnya.

Laporan: Baharuddin Palugu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *