Sen. Okt 25th, 2021

Jelang Pilwali, Ini Harapan Pemulung di Kota Kendari

1 min read
Pemulung

SULTRALINE.ID, KENDARI – Kurang dari sebulan lagi Pemilihan Walikota Kendari akan digelar yakni pada 15 Februari 2017. Momen pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 101 daerah seluruh Indonesia ini menjadi harapan masyarakat akan lahirnya perubahan ke arah yang lebih baik.

Tidak hanya bagi masyarakat kalangan atas, perubahan tersebut rupanya menjadi harapan bagi rakyat miskin seperti para pemulung. Mungkinkan harapan tersebut terwujud atau sebaiknya para pemulung, memperhatikan sampah-sampah yang akan diubahnya menjadi sumber penghidupan ketibnag memperhatikan janji manis para calon?.

Ditemui SULTRALINE.ID, seorang warga Kota Kendari yang seharinya bekerja sebagai pemulung, Musdi mengungkapkan dirinya masih menaruh harapan bagi para Calon Walikota dan Wakil Walikota yang nantinya akan terpilih memimpin kota kendari.

Ia berharap agar para calon tersebut lebih memperhatikan rakyat khususnya para pemulung di Kota Kendari untuk bantuan hunian yang layak dan pendidikan bagi anak-anak mereka. “Pendidikan kalau bisa di gratiskan, karena pendidikan itu sangat penting buat masa depan anak-anak,” harap Pemulung yang sudah 10 tahun meggluti profesinya ini, Rabu (18/01/2017) siang.

Selain itu, ia juga berharap agar Calon Walikota dan Wakil Walikota yang terpilih nantinya dapat bersikap jujur dan bijaksana serta senantiasa hadir bagi masyarakat miskin. “Mudah-mudahan ke depan yang terpilih menjadi walikota dan wakil walikota agar selalu jujur, adil, dan bijaksana kepada rakyatnya, tidak arogansi serta selalu hadir di tengah- tengah masyarakat miskin,” ujarnya.

Masdi seharinya tinggal di rumah kontrakan berukuran 4 x 4 meter di bilangan Jalan Saranani, Kecamatan Mmandonga, Kota Kendari. Dirumah petak beratap rumbia dan berdinding papan yang telah puluhan tahun ditinggalinya itu ia bersama enam orang anggota keluarga lainnya.

Seharinya sejak 10 tahun lalu, Musdi bekerja menjadi pemulung dengan mengumpulkan barang bekas yang telah dibuang dari satu tong sampah ke tong sampah lainnya di sepanjang ruas jalan di Kota Kendari.

Laporan : La Irdwan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

€sl Promotion

€sl Promotion