June 18, 2019
You can use WP menu builder to build menus

 

SULTRALINE.ID, KENDARI – Guna mendorong Keputusan Presiden (Kepres) terkait Badan Otorita Pariwisata (BOP) di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua Intens berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) RI.

Itu dilakukan sebagai upaya dirinya membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meski saat ini tidak lagi menjabat sebagai Bupati Wakatobi, namun Hugua tetap menunjukan perhatiannya terhadap kampung halamannya, yang kini dipimpin Arhawi.

Dirinya telah mengkomunikasikan langsung ke Seskab, Pramono Anung agar draft Kepres itu segera ditindaklanjuti, sehingga dapat ditandatangani Presiden Joko Widodo sebelum tahun 2018 berakhir dan dirinya sudah bertemu Deputi Seskab Bidang Kemaritiman, dan  banyak berbincang-bincang terkait draft Kepres BOP Wakatobi, yang telah berada di meja Deputi tersebut kurang lebih dua hingga tiga bulan lamanya.

“Jika Kepres BOP ini dapat dikeluarkan di akhir tahun 2018 ini, maka akan menjadi kado bagi Pemkab dan masyarakat, di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Wakatobi,” ujar Ketua PHRI Sultra ini, seraya menunjukan percakapannya bersama Seskab, Pramono Anung melalui pesan singkat di akun WhatsApp miliknya, Senin (17/12/2018).

Ditegaskan Ketua DPD PDIP Sultra ini, bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti memperjuangkan BOP tersebut. Menurut dia, program kepariwisataan itu bukanlah hadiah dari pemerintah pusat, melainkan melalui sebuah perjuangan panjang yang dilaluinya, sehingga pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada daerah yang popular dengan sebutan “Surga nyata bawah laut di segitiga karang dunia” ini.

Olehnya itu, Ketua CTI/M-LGN ini berharap agar masyarakat dan Pemkab saat ini menjadi bangga, dan memaksimalkan BOP, karena program tersebut menyangkut masa depan Wakatobi.

Pada dasarnya, kata Hugua, jika dilihat dari keunggulan dengan kawasan lain, sebenarnya masih ada yang lebih besar dari Wakatobi. Tapi, pemerintah pusat melihat keseriusan Pemda dan masyarakat dalam memperjuangkan lingkungan dan pariwisata, sehingga pemerintah pusat memberikan kepercayaan kepada Wakatobi, sebagai lokasi BOP tersebut.

“Jika Kepres ini dapat segera diterbitkan Pak Presiden, maka akan ada sekitar Rp20,5 triliun investment yang akan masuk dalam pembangunan Wakatobi dan sekitarnya. Jadi, BOP ini berpusat di Wakatobi tetapi bersonasi di seluruh wilayah di Sultra,” beber mantan Bupati Wakatobi dua periode ini.

Ia berharap dengan adanya BOP ini disambut baik seluruh masyarakat Sultra, yang nantinya akan mendatangkan keuntungan yang baik untuk daerah.

“Jadi, BOP Wakatobi ini merupakan magnet, yang mendatangkaan titik pariwisata dan menyebar ke seluruh penjuru Sultra,” pungkasnya.

Laporan : Tim Sultraline.id

No Comments