IGI Wakatobi Berkunjung ke Dikbud, Ini yang Dihasilkan

SULTRALINE.ID, WAKATOBI – Organisasi IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Wakatobi mengunjungi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi untuk melakukan koordinasi terkait permasalahan yang dihadapi guru-guru. Kunjungan dilakukan pada juma’t 13 April 2018 sekira pukul 09.00 Wita sampai selesai.

Setelah melakukan pertemuan, menurut Ketua IGI Wakatobi Nurhayati mengatakan pihak diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan..

“Beliau (Kadis) tadi dengan bijaksana dan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru di Kabupaten Wakatobi atas segala keresahan guru-guru yang timbul selama kepemimpinan beliau. Komunikasi yang komunikatif terjalin dengan lancar, beliau sangat berterima kasih kepada teman-teman pengurus IGI Kabupaten Wakatobi yang telah menyampaikan keluhan guru secara umum,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia kunjungan IGI menghasilkan beberapa poin dan menyampaikan jika ada masalah atau kebingungan pada guru-guru agar tidak usah sungkan untuk menyampaikannya langsung dinas melalui Kadis, atau ke sekdis atau ke kabid.

“Ini adalah apresiasi yang sangat positif. Beberapa hal penting yang diuraikan oleh Kadis tadi, sekaligus merupakan hasil kunjungan damai kami ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi. Kesatu, penunjukkan penanggung jawab pengelolah aneka tunjangan kepada salah satu staf PNS Dikbud Kabupaten Wakatobi atas nama Sitti Rahmatul Rahim, ST (Ibu Sitti), menggantikan La Ode Agustiansa, S.Si (Pak Uci) karena bukan lagi sebagai tenaga honorer di Dikbud. Tahapan ini sekarang dalam proses, karena pergantian ini harus ada SK Bupati sebagai dasar permintaan pengelola aneka tunjangan ke Jakarta. La Ode Agustiansa, S.Si (Pak Uci) mengundurkan diri sebagai pengelolah atas keinginan sendiri, tetapi masih membantu menyelesaikan masalah data teman-teman guru yang belum valid di Kabupaten Wakatobi. Ini adalah contoh jiwa yang ikhlas demi Wakatobi,” paparnya.

Sambung ia, kedua, diharapakan kepada seluruh teman-teman guru di kabupaten Wakatobi agar tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, sambil menunggu proses penyelesaian aneka tunjangan. usaha Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Wakatobi,

“Untuk menjawab keresahan ini  pada Minggu, 15 April 2018, Ibu Siti diperintahkan oleh Kadis untuk koordinasi tentang aneka tunjangan dan solusi tercepat langsung ke Jakarta. Ketiga, guru-guru non PNS yang mendapat tunjangan sertifikasi agar segera berkoordinasi ke layanan informasi IGI Kabupaten Wakatobi melalui nomor HP: 082345593495 atas nama Jasman, S.Pd. atau langsung ke SD Negeri 1 Pongo. Hal ini memfasilitasi temanteman guru untuk segera dibuatkan SK Bupati untuk kepentingan nomor SK dan TMT untuk penginputan data di dapodik mengingat batas sinkron di ambang batas. Catatan: a. Membawa foto kopi SK Bupati Tahun 2017 b. Membawa materai 6000,” terangnya

Keempat, guru-guru yang menerima tunjangan sertifikasi tahun 2017 pada tri wulan IV dan belum dibayarkan seluruhnya agar berkoordinasi ke Dinas Dikbud melalui Sitti Rahmatul Rahim, ST. Begitu pula guru-guru penerima tamsil tetap koordinasi ke dinas Dikbud melalui  Sitti Rahmatul Rahim, ST setelah  balik dari Jakarta.

“Kelima SK Bupati untuk guru-guru tahun 2018 yang diusulkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi, sekarang masih dalam proses di BKD Kabupaten Wakatobi,” tambahnya

Melalui hasil koordinasi ini, Ia berharap Dinas Dikbud Kabupaten Wakatobi segera menjawab permasalahan yang dihadapi guru-guru dalam bentuk tindakan nyata. Hal ini tentunya akan menjadi spirit bagi guru dalam menjalankan tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kepada pengurus IGI, anggota IGI dan seluruh guru di Kabupaten Wakatobi agar tetap komitmen sebagai ASN yang bertanggung jawab dan bernilai guna terhadap bangsa terutama daerah Wakatobi yang kita cintai,” pungkasnya.

 

Laporan: Samidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *