October 17, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Penolakan tentang adanya revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir. Kali ini disampaikan puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang kendari melakukan aksi unjuk rasa (Unras) didepan Wisma Lafran, Sekretariat HMI Cabang Kendari, Jalan Saranani, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/9/2019)

 

 

 

 

Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Ujang Hermawan dalam orasinya menyampaikan kekecewaannya pada Legislatif yang telah mencanangkan revisi UU KPK yang isi dalam revisi tersebut justru melemahkan KPK sebagai lembaga independen.

 

 

 
“Pasalnya revisi DPR ingin membentuk Dewan Pengawas KPK sehingga kami duga ada desain dari para elit politik untuk mempermudah langkah-langkah para koruptor karena didalam revisi tersebut KPK tidak berhak menyidik atau menyadap sesuatu tanpa seizin dari Dewan pengawas. Kemudian revisi UU KPK justru bertolak belakang dengan visi misi Presiden Joko Widodo yaitu memperkuat lembaga Komisi Pemberantas Korupsi,” teriak Ujang.

 

 

 

 

Tak hanya itu, Ujang menegaskan bahwa jika Presiden Joko Widodo menyetujui hal tersebut, maka bangsa ini akan menyaksikan kehancuran bangsa Indonesia, menurutnya upaya pelemahan KPK berarti sama saja membiarkan Koruptor merajalela di Indonesia.

 

 

 

 

Lanjut Ia, sementara index prestasi korupsi Indonesia masuk dalam 4 negara terkorup di dunia sehingga kata dia revisi revisi UU KPK sangat tidak penting.

 

 

 

 

“Jika UU KPK direvisi, maka ini adalah upaya melumpuhkan lembaga anti rasua ini, sehingga pada kesempatan ini ada dua hal penting yang kemudian kami sampaikan. Pertama, Kami meminta kepada Presiden untuk tidak menyetujui Revisi UU KPK. Kedua, Mendesak DPR RI untuk membatalkan Revisi UU KPK,” tegasnya.

 

 
Dari pantauan aksi demonstrasi berjalan lancar dan damai.

 

 

 

Untuk diketahui, penolakan revisi UU KPK menjadi isu hangat dalam waktu sepekan terakhir ini. Bahkan kemarin Presiden Joko Widodo secara tegas tidak setuju sejumlah poin isi revisi UU KPK yang di inisiatif DPR RI.

 

 

 

“Saya tidak ada kompromi dalam pemberantasan korupsi, karena korupsi musuh kita bersama,” tegas Presiden Jokowi dikutip diberbagai media, saat menggelar konferensi pers terkait revisi UU KPK, di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/9/2019).

 

 

 

Laporan : TIM

One Comment