March 20, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Halu Oleo tahun 2018” bertempat di Same Hotel Kendari di mulai tanggal 08 sampai 10 Desember 2018, Sabtu (08/12/2018)

Seminar ini menghadirkan Keynote Speaker Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun F., S.Si., M.Si., M.Sc. dan Dr. Ir. Mustangimah, M.Si, dari DRPM Kemenristekdikti. Turut hadir pula Ketua tim penelitian dana DRPM tahun 2018, Ketua tim pengabdian dana DRPM tahun 2018, Ketua tim penelitian dana internal UHO tahun 2018, Ketua tim pengabdian dana internal UHO tahun 2018 dan Ketua tim pengabdian terintegrasi KKN tematik tahun 2018 serta mengundang 412 dosen.

Kemenristekdikti memaparkan tentang arah dan kebijakan penelitian di tingkat Nasional dan Rektor UHO menyampaikan arah dan kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkup UHO.

Rektor UHO, Prof. Dr. Muhammad Zamrun F., S.Si., M.Si., M.Sc. Berharap agar dosen-dosen tetap bergairah untuk meneliti, untuk mengabdi dan untuk menulis.

“Mudah-mudahan bapak dan ibu dosen tetap bergairah untuk meneliti, tetap bergairah untuk mengabdi dan tetap bergairah untuk menulis, toh kalau dosen-dosen meneliti ataupun mengabdi kan hasilnya yang menikmati mereka sendiri,” ujar Zamrun.

Seluruh dosen yang mendapatkan hiba penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tahun 2018 sebanyak 412 orang dan akan persentase dihadapan para reviewer selama 20 menit, 10 menit pertama persentase dan 10 menit ke dua tanya jawab.

Ketua LPPM UHO, Dr. La Aba S.Si., M.Si mengatakan LPPM tidak menargetkan hasil penelitian dan berharap bisa sebanyak-banyaknya karena ada ukuran kinerja dari kemenristekdikti. Kinerja sendiri itu ada empat yakni Perguruan tinggi klaster binaan (paling bawah), klaster madya (meningkat), klaster utama, dan klaster mandiri.

“Untuk saat ini UHO ada dalam klaster utama dan kebetulan di tahun 2019 akan di evaluasi kembali dan kami berharap tahun depan bisa meningkat dari utama ke mandiri,” harap La Aba.

Untuk diketahui alokasi anggaran untuk klaster utama maksimal Rp 15 miliar pertahun sementara klaster mandiri bisa mendapatkan sampai Rp 42 miliar dari pusat.

Untuk itu LPPM UHO terus menggenjot dengan mengadakan pelatihan-pelatihan, misalnya pelatihan penelitian dan pembuatan proposal pengabdian agar dosen-dosen semakin semangat untuk mengajukan proposal pengabdian masyarakat.

Laporan : Andi Irna Fitriani/KSL
Editor : Irdwan Jeko

One Comment

  • Balas
    20/03/2019

    Makasi, infonya sangat bermanfaat. Saya pembaca setia di blog ini.
    Kontennya bener-bener joss…