Sen. Okt 25th, 2021

Hadapi Tantangan Teknologi yang Semakin Pesat, Jurusan BK FKIP UHO Gelar Seminar Nasional

1 min read
img-20211012-wa0095

SULTRALINE.ID, KENDARI – Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar seminar nasional dengan tema “urgensi Bimbingan Konseling dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar”, di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa (12/10/2021).

Kegiatan seminar itu dibuka oleh Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) yang mewakili Rektor Universitas Halu Oleo Profesor Muhammad Zamrun Firihu.

Ketua LPPMP UHO, Dr. La Ode Santiaji Bande mengatakan seminar ini merupakan hal yang sangat penting untuk menghadapi tantangan kedepan, yakni disrupsi teknologi.

“Tentu peranan bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan-tantangan kedepan yang penuh tidak kepastian,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga berharap agar para peserta baik dosen maupun alumni BK yang terlibat pada kegiatan tersebut, dapat mensukseskan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk meningkatkan mutu pada Program Studi Bimbingan Konseling.

“Mudah-mudahan hasilnya akan menambah publikasi ilmiah terutama pada dosen program studi bimbingan dan konselin,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Alber Tigor mengatakan bahwa kegiatan seminar nasional itu untuk mensosialisasikan terkait bidang keilmuan bimbingan dan konseling.

“Ini merupakan kegiatan tahunan yang sangat penting bagi jurusan bimbingan dan konseling UHO, karena dengan kegiatan ini merupakan nilai plus bagi jurusan dan juga sebagai sarana sosialisasi BK UHO kepada masyarakat secara luas, agar mereka dapat memahami apa itu BK, Siapa itu BK, dan untuk apa itu BK, sehingga persepsi negatif yang selama ini pelan-pelan terkikis menghilang,” ungkapnya.

Sekjur BK UHO itu juga berharap, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini agar dapat memahami bagaimana pentingnya BK dalam Implementasi kebijakan merdeka belajar.

“Saya harap mereka paham karena ini bukan hanya materi merdeka belajar di kampus, karena seminar ini dihadiri oleh dua pemateri akademisi dan praktisi yakni Prof. Mungin Eddy Wibowo sebagai Dewan Pembina Asosiasi BK Indonesia akan mejelaskan tentang merdeka belajar pada perguruan tinggi, sedangkan Budhy Ramdhani sebagai Ketua Umum pengurus pusat MGBK Indonesia akan menjelaskan tentang merdeka belajar dan peran/posisi BK disekolah,” tutupnya.

Laporan : IS

€sl Promotion

€sl Promotion