Sen. Okt 25th, 2021

Hadapi Tantangan Digitalisasi, FKM UHO Adakan Seminar Nasional Implementasi Kesehatan Berbasis Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 pada masa Pandemi Covid-19

1 min read
img-20211009-wa0059

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pandemi Covid-19 mengakselerasi adopsi teknologi di masyarakat. Untuk menghindari dan mengurangi penularan, berbagai aktivitas fisik menjadi terbatas dan digantikan dengan aktivitas di ruang siber baik untuk bekerja, bersekolah dan juga bersosialisasi.

Dalam era pandemi ini, organisasi dipaksa untuk segera berbenah dan melakukan inovasi untuk terus mendukung proses bisnis yang ada. Inovasi proses bisnis juga dilakukan untuk memberikan layanan digital yang lebih baik kepada masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) mengelar Seminar Nasional terkait Implementasi Kesehatan Berbasis Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 pada masa pandemi Covid-19 di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (9/10/2021).

Seminar Nasional itu dibuka secara virtual oleh Rektor UHO, Profesor Muhammad Zamrun Firihu.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan semua fakultas yang ada di Universitas Halu Oleo, semenjak era revolusi industri 4.0 berusaha agar dapat menyesuaikan perkembangan zaman di masa pandemi Covid-19 yang melanda selama dua tahun.

Menurutnya, bukan cuman ilmu kesehatan yang berdampak, tetapi semua bidang dari pertanian, sosial dan lain sebagainya harus berusaha untuk menyesuaikan perkembangan ilmu dan teknologi.

Apalagi, lanjut ia, dimasa pandemi Covid-19 ini tentu saja mau tidak mau, suka tidak suka, semua harus berinteraksi.

“Artinya mungkin agak susah berinteraksi dengan teknologi dan informasi mau tidak mau harus dipaksa. Tapi Alhamdulillah walaupun harus berinteraksi dengan teknologi dan informasi, kita sudah bisa menyesuaikan dengan infrastruktur,” katanya.

Diharapkan, Mahasiswa mampu menyerap seminar tersebut sebagai modal menambah ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Wakil dekan bidang akademik Fakultas Kesmas UHO, Prof. Dr. H. Ruslan Majid mengatakan Salah satu sektor yang memanfaatkan kemajuan teknologi adalah sektor kesehatan, saat ini sektor kesehatan mulai memasuki era disrupsi dengan keterobosan baru.

Apalagi, kata ia, misalnya seperti pasien sudah dapat berkonsultasi dengan dokter melalui berbagai aplikasi seluler.

“Sehingga pelayanan kesehatan juga dikembangkan oleh layanan terpadu digital melalui aplikasi seperti pelayanan di rumah/ home care, layanan pemeriksaan laboratorium maupun pemesanan obat yang bekerjasama dengan transportasi daring,” ujarnya.

Ia menekankan Implementasi kesehatan berbasis teknologi ini sangat berguna dalam membantu kemudahan akses oleh masyarakat. Namun untuk menyelaraskan pengguna aplikasi teknologi dalam pelayanan kesehatan baik dari sisi kreatif maupun preventif dibutuhkan kesiapan dari masyarakat, kesiapan tenaga kesehatan serta penyebarannya yang diperoleh dari data hasil penelitian serta aturan yang jelas dari pemerintah.

“Jadi tujuan dari kegiatan seminar ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat berbasis teknologi dan menjalin kerja sama dengan pemerintah. Serta menjadi wadah aspirasi masyarakat bagi pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara utamanya dalam mengembangkan pelayanan kesehatan paripurna,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg. Rahminingrum mewakili Wali Kota Kendari, serta pemateri lainnya.

Laporan : Jamal

€sl Promotion

€sl Promotion