Hadapi Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, BI Sultra Proyeksikan Kebutuhan Uang Tunai Capai Rp 1,4 Triliun

SULTRALINE.ID, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) memproyeksi uang kartal yang diedarkan (UYD) selama periode bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri tahun 2018 ini mencapai RP 1,4 triliun.

Kepala Perwakilan (KpW) BI Sultra Minot Purwahono, mengungkapkan proyeksi uang tunai itu akan tersebar di empat wilayah yakni Kota Kendari sebesar Rp 841,2 miliar, Kolaka sebesar Rp 208,9 miliar, Raha sebesar Rp 138,7 miliar dan Baubau sebesar Rp 208,6 miliar.

Proyeksi Kebutuhan uang tunai selama Ramadhan dan Lebaran di Sultra.

 

“Ini masih sebatas proyeksi, jika kebutuhan uang tunai meningkat tentunya kami akan tambah lagi karena persediaan masih memenuhi,” katanya saat mengelar media Conference di salah satu Warung makan Kota Kendari, Jumat (11/5/2018).

Lanjut Ia, BI Sultra guna pemenuhan kebutuhan uang tunai selama Ramadhan dan Lebaran ada lima strategi yang akan dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi masif untuk mengurangi peredaran uang palsu.

“Kami juga menyediakan kas keliling seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami akan lakukan 15 kali kas keliling yang akan bekerjasama dengan perbankan, kas keliling Kota dan luar Kota selama Ramadhan dan Lebaran untuk memudahkan masyarakat. Kami juga melakukan kerjasama layanan penukaran uang melalui Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Ada juga Medsos – Lingkar Koin yang kegunaan saling tukar uang logam melalui medsos. Dan yang terakhir kami juga melakukan BI – Meriah yang bekerjasama dengan Hypermart dan Indomaret untuk menerima penukaran uang logam dari masyarakat,” Jelas Minot.

Ia juga menambahkan, BI Sultra terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan uang tunai selama Ramadhan dan Lebaran, sehingga masyarakat bisa menjalani transaksi dengan mudah dan bisa mengurangi adanya peredaran uang palsu yang biasa terjadi pada tahun sebelumnya.

“Kita berharap proyeksi ini bisa dimaksimal masyarakat Sultra agar pertumbuhan ekonomi selama Ramadhan dan Lebaran bisa meningkat,” pungkasnya.

Laporan: Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.