GSM Tantang KPK Tuntaskan Dugaan Kasus PT BIS

SULTRALINE.ID, KENDARI – Green Student  Movement (GSM) menantang Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI)  agar segera menuntaskan kasus PT Bumi Inti Sulawesi (BIS) di Kota Baubau.

Pasalnya PT BIS telah diadukan pada 2011 lalu di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), namun hingga saat ini kasus tersebut mengendap tanpa kejelasan.

GSM sebagai organisasi mahasiswa yang aktif di bidang lingkungan menilai Polda Sultra sangat lambat menangani kasus ini. Sebab waktu tujuh (7) tahun adalah waktu yang cukup lama untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Kami menilai Polda Sultra  tidak serius, padahal secara jelas PT BIS telah melakukan illegal logging dan illegal mining di kawasan Buso (Bungi-Sorawolio) di Kota Baubau. Kalau misalnya kasus ini tidak terbukti, semestinya Polda Sultra menyampaikan kepada publik hasil penyelidikan mereka,” terang Ketua GSM, Nukman saat ditemui di salah satu warung kopi di Kota Kendari, Minggu (15/4/2018).

Olenya itu, Ia berharap KPK masuk di Sultra untuk menuntaskan kasus ini yang telah mengendap selama 7 tahun.

“Baiknya  KPK masuk Sultra untuk melihat langsung kondisi  kerusakan lingkungan akibat aktifitas PT BIS yang sangat merugikan Negara ini. Karena kami telah krisis kepercayaan terhadap Polda Sultra,” tegas pria yang biasa di sapa Jems ini.

Sementara itu di tempat terpisah Pemuda Buton Amirul Mu’min, mengatakan akibat aktifitas PT BIS ini masyarakat telah mengalami kerugian yang cukup banyak. Karena kawasan PT BIS ini juga ikut mencemari sumber mata air di wilayah Buso.

“Saya sangat menyayangkan adanya ulah para penjarah yang merusak sumber daya alam di kawasan Buso, Kota Baubau,” pungkas Amir.

 

Laporan: Tim Sultraline.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *