Ming. Nov 28th, 2021

Gerilya Kiri Desak Polres Baubau Bentuk Tim Investigasi Soal Dugaan Pelanggaran Pada Aktivitas Reklamasi Pesisir

1 min read
img-20191003-wa0053

SULTRALINE.ID, BAUBAU – Aktivitas reklamasi pesisir di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan sorotan tajam dari sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Revolusi Rakyat Kiri (Gerilya Kiri). Mereka mendatangi kantor Kepolisian Resort (Polres) Baubau untuk mendesak membentuk tim investigasi dari Polres Baubau dan bersama sama mereka untuk mempreasure, meninjau serta menyikapi aktivitas reklamasi yang diduga inkonstitusional, Kamis 3 Oktober 2019.

 

 
Pasalnya, mereka mengidentifikasi adanya pelanggaran yang dilakukan oknum pelaku reklamasi tersebut, dalam hal ini pelanggaran secara izin lokasi wilayah reklamasi serta izin Analysis Dampak Lingkungan (Amdal) yang tidak sesuai dengan konstitusi.

 

 

 

 

“Kami duga ada pelanggarannya, dimana jelas dalam Konstitusi bahwa mengatur tentang asas tujuan dan manfaat serta izin lokasi UU No, 1 Tahun 2014, dan konstitusi yang mengatur tentang dampak lingkungan serta izin amdal dari reklamasi itu sendiri, UU No, 32 Tahun 2009,” kata Korlap La Ode Saidiman.

 

 

 

 

Selain itu, sambungnya, mendesak lembaga-lembaga terkait yang berwewenang menegakan konstitusi. Terkhusus UU yang mengatur tentang reklamasi guna mempresure, meninjau serta menyikapi keganjalan yang terjadi dalam kegiatan reklamasi, dalam hal asas dan manfaat untuk masyarakat sekitar dari segi ekologis dan ekonomis serta pelestarian ekosistem pesisir laut, yang dilakukan oleh salah satu oknum di Kelurahan, Bonebone wilayah pesisir Kota Baubau, Sultra.

 

 
“Mengingat daerah tersebut adalah salah satu wilayah dengan permberdaya serta penghasil rumput laut terbesar di kota baubau. Maka kami gerakan revolusi rakyat kiri (Gerilya Kiri) dalam pernyatan sikap ini,mendesak kepada Polres Baubau untuk menindak lanjuti tuntutan kami,” tegasnya.

 

 

 

 

Jika dalam investigasi tersebut, oknum tersebut terbukti melanggar aturan. Maka mereka mendesak kepada lembaga lembaga hukum di Kota Baubau untuk memberikan sanksi kepada pelaku sesuai dengan amanat Undang Undang yang mengatur tentang reklamasi itu sendiri.

 

 
“Apa yang menjadi tuntutan kami hari ini bisa di indahkan serta di jalankan oleh lembaga penegak hukum yang kami anggap punya kewenangan serta tanggung jawab dalam menegakan hukum di negara ini khususnya Polres Baubau,” pungkas Saidiman.

 

 

 

 

Laporan : TIM

1 thought on “Gerilya Kiri Desak Polres Baubau Bentuk Tim Investigasi Soal Dugaan Pelanggaran Pada Aktivitas Reklamasi Pesisir

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

€sl Promotion

€sl Promotion