August 18, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pagi tadi, (Minggu, 21 Juli 2019) sekira pukul 07.00 Wita warga jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) digemparkan adanya penemuan sesosok pria tergelatak tak bernyawa lagi.

 

 

Seketika ratusan warga memadati ingin melihat mayat tersebut. Tak lama pihak kepolisian datang untuk melakukan identifikasi.

 

 

Diduga sosok mayat itu bernama Abu Saila alias Aditya yang merupakan presenter kawakan di Sultra.

 

 

Dimana sebelumnya dirinya dikabarkan hilang sejak kemarin sekira pukul 20.00 WITA,  Sabtu (20/7/2019) hingga hari ini jam 09.16 Wita, Minggu (21/7/2019).

 

 

Informasi yang beredar di grup WhatsApp Jurnalis Online, Yuliati Y istri Aditya telah melapor ke Polres Kendari mengenai tidak pulangnya Aditya ke rumah  sejak kemarin sore. Nomor handphone Aditya tidak dapat dihubungi.

 

 

Aditya meninggalkan rumah pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2019 sekitar pukul 20.00 Wita, dengan tujuan untuk membayar paket Indihome melalui ATM. Pada saat meninggalkan rumah, lelaki tersebut menggunakan mobil Avanza warna putih dengan nomor polisi DT 1380 IE.

 

 

Informasi belum kembalinya Aditya  yang saat ini masih tercatat sebagai ASN Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf)  Provinsi Sultra, sudah diketahui Saharuddin Nurdin, Kadis Parekraf.

 

“Sampai sekarang belum pulang. Belum  ada info tapi sampai sekarang belum pulang ke rumah dan hapenya tidak aktif, ” kata Saharuddin Nurdin melalui percakapan WhatsApp.

 

Kadis Parekraf Sultra berdoa agar Adityadalam keadaan baik-baik saja.
” Mudah-mudahan pak Aditya baik-baik saja dan dalam lindungan Allah Subhana Wataala,” ujarnya.

 

Kabar tidak adanya informasi Aditya  juga diposting di medsos facebook. Seperti di akun Ebe Hasan dan akun Asryani Notrya Ngii.

 

Hingga berita ini ditayangkan mayat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Kendari untuk dilakukan autopsi lebih jauh penyebab kematiannya. Keluarga pun masih menunggu di depan kamar jenazah.

 

Laporan : Irdwan Jeko

One Comment