August 18, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Nampaknya kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg, kembali dirasakan masyarakat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

 
Pasalnya, beberapa agen maupun kios-kios penjual gas yang dijumpai kosong. Kondisi itu hampir disemua sudut Kota Kendari.

 

 

 

Salah satu warga yang ditemui, Samiun, menuturkan, sudah seharian penuh mencari gas elpiji 3 Kg, namun ketika mendapatkan gas elpiji harganya mencapai Rp 35 ribu per tabung.

 

 
Dirinya mengaku kaget mendengar harga tersebut, sebab harga itu melampaui dari harga normal nya yang dikisaran Rp 20 ribuan.

 

 

 

“Walau mahal terpaksa kita harus beli, untuk keperluan memasak,” ujarnya, Senin 12 Agustus 2019.

 

 
Menurutnya, Pertamina harus cepat tanggap terhadap akan kondisi itu, mengingat masyarakat sebagai konsumen merasa sangat diberatkan. Apalagi lanjut ia, saat ini masih dalam rangka peringatan Idul Adha 1440 Hijriah dan sebentar lagi masyarakat akan merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Tahun.

 

 

 

“Maunya pihak Pertamina harus bisa mengontrol hal ini, dengan intens melakukan pengawasan dan pengendalian dilapangan, sehingga kelangkaan seperti ini cepat ditanggapi,” pintanya.

 

 
Ia berharap, kedepannya permasalahan tersebut bisa menjadi pembelajaran semuanya. Terlebih kata ia, gas elpiji 3 kg diprioritaskan untuk masyarakat kecil.

 

 

Senada dengan itu juga, Joko menilai kelangkaan ini terkesan dibiarkan saja, padahal kejadian seperti sering sekali terjadi.

 

 

 

“Coba bayangkan saja, gas elpiji 3 kg tak terlepas kebutuhan masyarakat kecil seperti kami ini, semoga ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Kendari dan Pertamina sebagai distributor ke agen untuk lebih mengawasi supaya tak ada permainan harga,” pungkasnya.

 

 

 

Laporan : TIM

No Comments