Dipertanyakan Keabsahan Berkas PAW Aleg PAN, Ketua BM PAN Mubar : LM Rajiun Hanya Pembenaran

SULTRALINE.ID, KENDARI – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota legislatif (Aleg) khususnya yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Muna Barat (Mubar) semakin memanas. Pasalnya, jawaban Bupati Mubar LM Rajiun Tumada yang dikutip dari berbagai media daring, meragukan keabsahan berkas PAW Aleg PAN.

Berdasarkan hal itu mendapat tanggapan yang sangat serius dari Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Mubar, Halimin. Menurutnya, perkataan LM Rajiun itu hanya sebuah pembenaran.

“Kalaupun itu tidak lengkap mestinya berkas itu di kembalikan agar di perbaiki,” ujar Halimin saat dijumpai di salah satu warkop di Kendari, Minggu (28/10/2018).

Ia menjelaskan, bahwa proses PAW Aleg PAN tersebut sudah berjalan cukup lama di meja DPRD, bahkan di KPUD Mubar sudah selesai melakukan verifikasi. Lanjut ia, hal yang paling penting semestinya  pemangku jabatan memikirkan daerah, jika polemik ini terus berjalan maka pembangunan daerah ikut terhambat.

“Sampai hari ini PAN belum ada petunjuk tentang kekurangan berkas agar di lakukan perbaikan. Kalaupun tidak  ada perbaikan Bupati Mubar semestinya mengajukan semua partai yang merekomendasikan PAW ke Gubernur, bukan hanya sebagian saja. Lagi pula tidak ada riak atau kegaduhan di internal PAN, sangat jauh jika pemda Mubar menyatakan ketakutan akan penyalahgunaan wewenang, mungkin ada dugaan kasus lain di Mubar soal penyalahgunaan wewenang,” jelas pria Alumni FISIP UHO kepada media ini sambil bercanda.

Halimin menambahkan, berdasarkan undang-undang nomor 27 tahun 2009 bahwa ada batas waktu soal proses PAW. Ia bahkan menyarakan pemda Mubar untuk bersama-sama bergandeng tangan dengan seluruh lapisan masyarakat demi kemajuan daerah.

“Bukan membuat gaduh, yang ujung-ujungnya masyarakat juga akan rasakan dampaknya,” pungkasnya

 

Laporan : Tim Sultraline.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.