Dicoret Dari Partai Pengusung Asrun Hugua, DPW PKB Sultra “Tutup Pintu” Untuk Cagub Lain?

67 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SULTRALINE.ID, KENDARI – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinyatakan batal sebagai partai pengusung pasangan Asrun Hugua di Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara tahun 2018 mendatang. Pembatalan ini ditetapkan setelah dokumen B.1-KWK dari DPP PKB sebagai bukti dukungan (Asrun – Hugua red ) ke KPUD Sultra pada pendaftaran Calon Gubernur, Senin (8/1/2018).

Pembatalan ini sendiri sudah diprediksi terjadi. Pasalnya, meski DPW PKB telah menyatakan mendukung pasangan Asrun Hugua di Pilgub Sultra melalui Pleno, namun dokumen B.1 KWK dari DPP PKB tidak kunjung diberikan pada pasangan Asrun Hugua.

Publik sendiri malah dikejutkan dengan munculnya Surat Keputusan Surat Keputusan (SK) bernomor 25287/DPP-03/VI/A.1/2018  ditandatangani Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyatakan dukungan untuk pasangan Cagub Sultra, Rusda Mahmud dan Safei Kahar.

Dikonfirmasi atas hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sultra, Nurfa Thalib mengungkapkan pihaknya akan tetap mengambil sikap berdasarkan hasil Pleno DPW yakni mendukung pasangan Asrun Hugua di Pilgub Sultra 2018 mendatang.

“Kami akan tetap mendukung Pasangan Asrun Hugua di Pilgub, sesuai Pleno,” tegasnya saat ditemui SULTRALINE.ID di KPUD Sultra, Senin (8/1/2018).

Menurutnya, sikap ini bukan tanpa alasan. Sebab, pada masa mendaftaran calon Gubernur Sultra di DPW PKB hanya Asrun yang mendaftar sehingga hanya berkas miliknyalah (Asrun-red) yang dibawa ke DPP PKB sebagai Calon Gubernur Sultra yang akan diusung partai. Hal ini, kata Nurfa, sesuai mekanisme partai.

“Namun belakangan kami mendengar ada calon yang masuk ke DPP PKB tetapi tidak melalui DPW, namun hingga tanggal 7 ( kemarin), kami belum mendapatkan informasi siapa pasangan calon yang mendapatkan B.1. KWK dari DPP PKB,” terang Nurfah ditemui usai mendampingi pasangan Asrun Hugua mendaftar ke KPUD Sultra.

Dijelaskannya dikarenakan DPW PKB telah melakukan Pleno untuk mendukung pasangan Asrun Hugua, olehnya itu dirinya bersama jajaran pengurus DPW hadir untuk mendampingi pasangan Asrun Hugua mendaftar sebagai Cagub di KPUD Sultra.

Saat dikonfirmasi kemungkinan B.1 KWK akan diterima Cagub lain, Nurfah juga menjelaskan,  hal tersebut tidak mungkin. Sebab, dokumen tersebut (B.1 KWK-red) dikeluarkan DPP berdasarkan usulan dari DPW. Sedangkan calon yang diusulkan oleh DPW yakni pasangan Asrun Hugua.

“Olehnya itu, B.1. KWK nya itu tidak ada (untuk calon lain) karena, saya tidak pernah mengusulkan, Kalo pun ditempat lain dikabarkan ada Calon yang menerima itu saya tidak tahu,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, sekira ada Cagub lain yang memegang B.1 KWK dari DPP, maka keputusannya untuk mendukung pasangan Asrun Hugua  sesuai hasil pleno sudah bulat. Olehnya itu, dirinya berniat tidak akan mendmpingi Calon lain mendaftar ke KPUD sebagai Cagub, meski ia memegang B.1. KWK dari DPP PKB.

“Tentu saya tidak akan mendampingi, karena saya tidak pernah mengusulkan. Jadi saya tidak akan mendaftar. Silahkan ditanyakan kepada orang yang menyetujui saja,” pungkasnya.

 

Laporan: Taufik Qurais Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *