Debat Publik Cabup Kolut, Panas di Panggung Damai di Pendukung

SULTRALIEN.ID, KOLUT – Meski kondisi Gedung Juang Patampanua Kota Lasusua sebagai tempat dilaksanakannya Debat Terbuka Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara dipadati ketiga pendukung Paslon, namun debat dapat dilaksanakan dengan damai dan tertib.

Bahkan ratusan pendukung yang hadir, tetap menjaga kondisi ruang debat dan dapat terkoordinir dengan baik oleh penyelenggara dan aparat kepolisian setempat.

Paslon nomor urut 1, H. Nur Rahman Umar-H. Abbas, bersama tiba lebih dulu di tempat pelaksanaan debat, disusul Paslon nomor urut 2, Bobby Alimuddin Page-Maksum Ramli dan terakhir Paslon nomor 3, Anton-Haidirman Sarira.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolut, Asriadi Budiwan, dalam sambutannya membuka agenda debat terbuka Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kolut menjelaskan, pihaknya meminta Paslon agar mengikuti debat terbuka dengan baik untuk memberikan contoh etika berpolitik kepada masyarakat.

Selain itu, Asriadi juga mengajak segenap masyarakat Kolut, untuk pro aktif dalam menyalurkan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

“Hak suara kita sangat mempengaruhi masa depan Kolut lima tahun kedepan,” kata Asriadi sebelum mengakhiri sambutan dengan menyatakan dibukanya debat publik tersebut, Selasa (07/02/2017).

Dalam debat yang di moderatori Zainal Arifin Mochtar ini, ketiga pasangan calon saling beradu visi misi. Tak hanya itu, dalam sesi tanya jawab antar Paslon ketiganya juga terlibat adu kritik yang cukup sengit.

Pada segmen satu, Paslon nomor urut 1 Nur Rahman – Abbas yang diusung partai Demokrat, PKB, PKS, Gerindra dan Partai Nasdem menyampaikan visi dan misi berupa tiga pilar pembangunan Kolut yakni penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis nilai etos kerja, disiplin kerja, akuntabilitas dan bebas korupsi, kedua akselarasi pembangunan dan revitalisasi sektor pertanian, peningkatan kualitas pelayan dasar dan pengembangan kesempatan usaha berbasis ekonomi rakyat, ketiga pengembangan SDM yang berbudaya, berkarya dan berakhlak mulia.

Paslon nomor urut 2 Boby Alimuddin-Maksum Ramli diusung partai oleh PDI Perjuangan memaparkan visi dan misi membangun Kolaka Utara dengan transparansi Anggaran APBD, APBN dan PAD, bersih dari KKN, akuntabilitas dalam mengelola SDM dan SDA, efektif dalam pengambilan keputusan, penguatan ekonomi dengan bantuan modal usaha bagi UKM dan menciptakan lapangan kerja serta membuka akses ekspor-impor lokal, dan visi terakhir mewujudkan kesejahteraan dengan pemenuhan sandang pangan dan papan, pendidikan sosial sehingga tercipta masyarakat yang adil dan beradab.

Selanjutnya Paslon nomor urut 3, Anton – M Haidirman Sarira diusung dari partai PAN dan Golkar memiliki visi dan misi meningkatkan SDM yang berkualitas, penguatan perekonomian daerah dan masyarakat, penguatan tata kelola pemerintahan yang sehat, profesional dan partisipatif, percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan dan menyelesaikan program pembangunan bupati sebelumnya.

Meski tensi pertarungan visi misi di atas panggung debat cukup panas, namun hal ini tidak berpengaruh bagi para pendukung. Meski beberapa kali moderator harus menenangkan riuhnya suasana debat tapi debat tetap berjalan dengan kondusif.

Mengamankan debat ini Polres Kolut, menyiagakan tim Gegana Brimob Sultra sebanyak 83 personil dan 80 anggota TNI, 40 anggota dari SatPol PP maupun kendaraan Water Canon dan Damkar standby di lokasi debat.

Laporan: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.