May 20, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Bayar Zakat Fitrah suata keharusan bagi umat islam tiap tahunnya menjelang hari idul fitri.

 

Olehnya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari, Kementerian Agama (Kemenag) dan panitia hari besar islam (PHBI) Kota menggelar rapat koordinasi penetapan besar zakat fitrah pada Idul Fitri 1440 H.

 

“Alhamdulilah besaran zakat fitrah kita sudah sepakati, tapi ini masih menunggu SK pak Walikota. Habis dari rapat ini kita usulkan dan pak wali yang tetapkan,” kata Ketua PHBI Kota Kendari, Alamsyah Lotunani usai rapat di aula Pola Kantor Walikota Kendari, Rabu (15/5/2019).

 

Lanjut ia, Adapun hasil penetapan besar zakat fitrah dalam rapat itu disepakati bahwa untuk beras kualitas terbaik urutan pertama Rp. 37 ribu per jiwa, beras super dan beras kepala sebesar Rp.32 ribu per jiwa, kemudian untuk beras ciliwung dan sejenisnya Rp.29 ribu per jiwa, beras dolog Rp.28 ribu perjiwa, serta khusus warga kategori yang mengkonsumsi jagung, sagu dan ubi sebesar Rp.20 ribu perjiwa.

 

“Jadi untuk pengumpulannya kepada unit pengumpul zakat (UPZ) yang telah di SK kan oleh Baznas Kendari. Jadi Baznas yang menerima dan menyalurkan kepada saudara-saudara kita fakir miskin,” terangnya.

(Ketgam : Rapat penentuan besaran zakat Fitrah 2019)

(Ketgam : Rapat penentuan besaran zakat Fitrah 2019)

 

Sementara itu ditempat yang sama Ketua Harian Baznas Kota Kendari, H. Alimuddin K. mengatakan, selain membayar zakat  Fitrah tepat waktu pihaknya juga menghimbaukan gerakan infaq ramadhan yaitu untuk setiap kepala keluarga dihimbau atau dianjurkan agar mengeluarkan infaq sebesar Rp.10 ribu per kepala keluarga (KK).

 

“Kita juga menghimbaukan gerakan infaq ramadhan yaitu untuk setiap kepala keluarga dihimbau atau dianjurkan agar mengeluarkan infaq sebesar Rp.10 ribu per kepala keluarga (KK),” katanya.

 

Alimuddin juga berharap kepada masyarakat Kota Kendari agar dalam pengimplementasian ajaran agama kita agar selalu ikhlas khususnya dalam mengeluarkan harta yang kita miliki untuk infaq selain juga untuk zakat fitrah.

 

“Jadi kita himbau, disamping untuk zakat fitrah, kita keluarkan juga untuk berinfaq” tandasnya.

 

Laporan : Irdwan Jeko

 

No Comments