March 20, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, WAKATOBI – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengadakan Workshop kepada para Nelayan tentang penyusunan proposal investasi kemaritiman bertempat di Huma Lakapala, Kecamatan Wangi wangi Selatan. Sabtu (22/12/2018).

Dalam Kesempatan tersebut, Nelayan Wakatobi berdialog bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Zulficar Mochtar terkait permasalahan Kelautan dan perikanan di wakatobi.

Berpengalaman hingga pernah memecah ombak Malaysia, masyarakat wakatobi mengakui indonesia masih memiliki kekurangan dalam pengelolaan sumber daya kelautan terkhusus di kabupaten Wakatobi.

“Masyarakat wakatobi ini, sudah mengusai ilmu tentang berlaut yang didapat selama merantau di malaysia jadi sekarang tinggal diterapkan di wakatobi,” ujar pemandu kegiatan, Salehanan.

Agar Masyarakat Nelayan bisa tumbuh lebih baik Zulficar mengatakan perlu adanya akses permodalan.

 

(Ketgam : Dirjen KKP bersama Nelayan Wakatobi)

 

“Masih ada beberapa hal yang menjadi tantangan mereka pertama alat tangkapnya masih kurang, kemudian mereka juga butuh pabrik es, dan mereka juga butuh akses permodalan,” terangnya.

“Agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pihak pemodal maka masyarakat Wakatobi harus bisa meyakinkannya dalam bentuk proposal, disinilah nantinya nelayan akan dibimbing secara berkesinambungan hingga bisa membuatnya sendiri,” tutupnya.

 

Laporan : Samidin

No Comments