September 15, 2019
You can use WP menu builder to build menus

SULTRALINE.ID, KENDARI – Beberapa pelajar alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Kendari lulusan 2019 ini belum menerima ijazah sebagai bukti legalitas bahwa telah menyelesaikan studi di bangku SMP.

Padahal ijazah tersebut sangat diperlukan untuk dibawa ke tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Seperti yang dialami salah satu pelajar yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan, sudah sebulan lebih pasca pelulusan ijazah yang dijanjikan belum diberikan, di lain sisi SMA tempatnya masuk mendesak untuk memasukan ijazah karena pada saat pendaftaran bermodalkan surat bukti kelulusan.

“Kami berharap pihak sekolah bisa memberikan ijazah tersebut, karena kami sangat membutuhkan untuk dimasukkan di SMA,” katanya.

Mengenai hal itu, Sultraline.id mencoba mengkonfirmasi langsung ke pihak sekolah.

Melalui Kepala SMPN 9, Milwan, membenarkan masih ada sekitar 20 alumni yang belum diberikan ijazah. Ia beralasan belum diberikan karena para siswa belum menyetorkan ijazah SD untuk disesuaikan dengan ijazah SMP.

“Memang ada beberapa belum kami berikan, karena para siswa tersebut belum membawa ijazah SD sebagai syarat untuk mendapatkan ijazah, karena sebagian siswa lain sudah mendapatkan ijazah nya,” ujar Milwan saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (10/9/2019).

Laporan : TIM

No Comments