Bantah Pernyataan Rektor UMK, Mahasiswa: Itu Bukti Rektor Pemimpin yang Gagal

SULTRALINE.ID, KENDARI – Terkait pernyataan Rektor Universitas Muhammdiyah Kendari (UMK) Muhammad Nur di salah satu media daring bahwa belum ada mahasiswa yang datang untuk meminta pindah, langsung di bantah Ketua Bem Teknik UMK Ahmad Sani Tarbiah.

Menurutnya, Rektor UMK telah melakukan pembohongan publik. Padahal kamis (1/2/2018) dan jumat (2/2/2018) ratusan mahasiswa telah mendatangi ruang Wakil Rektor 1 untuk untuk penyetoran formulir integrasi secara kolektif.

“Tapi malah WR 1 berdalih bahwa tidak mau bertanggung jawab ketika dikemudian hari jika dituntut telah melegitimasi mahasiswa untuk berpindah kampus. Padahal ini memang keinginan kami sendiri untuk pindah, sebab tidak ada lagi alasan kuat untuk tetap bertahan di kampus UMK yang keadilannya telah terjual oleh kepentingan,” ungkapnya, Sabtu (3/2/2018) pria yang biasa di sapa Adan ini.

Ini justru kembali, lanjut Ia, mencederai status Muhammad Nur sebagai orang nomor satu di UMK adalah sosok yang memang tidak bisa dipercaya. “Terlebih kami juga pada hari jumat (2/2/2018) telah bertemu rektor secara langsung untuk menanyakan perihal keberadaan Warek 1,” terang pria yang biasa di sapa Adan ini.

Sementara Pangga Rahmad, menambahkan, Rektor UMK melalui pernyataannya justru menampilkan dirinya yang sesungguhnya yakni Ia adalah pemimpin yang gagal.

“Kami menganggap keberadaannya sebagai orang nomor satu kembali melukai nilai-nilai keislaman UMK. Dengan melakukan pembohongan publik justru kembali memperkeruh suasana yang ada, ia juga telah membuka mata kepada masyarakat UMK jika pemimpinnya adalah sosok pembohong besar,” pungkasnya

Laporan: Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.