Atasi Permasalahan Tol Laut, MARIN Nusantara: Presiden Perlu Menginisiasi Satgas Tol Laut

SULTRALINE.ID, KENDARI – Maritim Research Institute (MARIN Nusantara) menilai Presiden perlu menginisiasi adanya Satuan tugas (Satgas) tol laut. Pasalnya Kementerian perhubungan (Kemenhub) yang menjadi pelaksana program tol laut pemerintah mempunyai keterbatasan tugas dan wewenang dalam melaksanakan program tol laut dari hulu sampai kehilir.

Direktur Maritim Research Institute (MARIN Nusantara) Makbul Muhammad, menilai tugas kemenhub tersebut hanya pada saat di pelabuhan berangkat, kapal, pelabuhan tujuan, subsidi, dan penetapan rute.

“Sebelum barang-barang naik ke kapal dari pelabuhan berangkat, merupakan tanggung jawab kementerian perdagangan. Setelah barang sampai ke pelabuhan tujuan untuk didistribusikan di pasar, juga merupakan wewenang kementerian perdagangan dalam hal mengontrol pasar dan harga,” ucap Makbul dalam siaran tertulisnya, Jakarta, Senin (5/3/2018)

Menurutnya, begitupun untuk muatan balik, karena harapannya komoditas-komoditas lokal (pertanian dan kelautan) yang akan diangkut maka perlu peran aktif dari kementerian pertanian, kementerian kelautan dan perikanan. Pemerintah daerah dan pengusaha dalam hal mengakselerasi pengembangan komoditas lokal tersebut untuk dapat dijadikan muatan balik.

“Maka untuk mengsinergikan semua pihak, perlu dibentuk Satgas Tol Laut. Urgensi Satgas ini adalah untuk mempermudah distribusi kebijakan dan kordinasi pada level kementerian/ BUMN/ dan Pemda yang berkaitan dengan kerja-kerja suksesi tol laut,” ungkapnya

Tambah Ia, melihat harapan masyarakat di daerah sangat besar agar program tol laut ini bisa signifikan menekan angka disparitas harga yang menurut hasil riset kami sudah turun 10 hingga 15% dari tahun 2016-2017.

“Kami meyakini nilai disparitas harga akan turun signifikan jika sinergitas antara lembaga negara di perkuat melalui satgas tol laut ini,” tegas Makbul Muhammad.

(Es/Ij)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.