October 17, 2019
You can use WP menu builder to build menus

whatsapp-image-2019-10-11-at-09-48-24


 

SULTRALINE.ID, KENDARI – Beberapa bulan yang lalu isu penculikan anak terus menghantui warga Kota Kendari. Berkaca dari peristiwa terdahulu sehingga tak terulang lagi, Sekolah Dasar (SD) Negeri 25 Baruga yang berada di Jalan MT. Haryono mengantisipasi dengan memperketat pengawasan pada anak didiknya.

 

Jika jam belajar telah usai, siswa siswi yang ada di SD tersebut hendak pulang akan diawasi oleh wali kelas masing-masing. Begitupun saat jam istirahat para wali kelas selalu mengimbau murid-muridnya untuk tidak bermain di luar sekolah, berhubung sekolah tersebut belum ada satpam yang menjaga pintu gerbang sekolah.

 

Lokasi sekolah yang tepat berada depan jalan raya membuat kepala sekolah di SDN 25 mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk menjemput anaknya lebih awal ketika pulang sekolah. Mengingat banyaknya kasus penculikan anak.

 

(Raslian, selaku Kepala SDN 25 Baruga)

(Kepala SDN 25 Baruga, bu Raslian)

 

“Setiap akhir semester pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa, untuk menginformasikan aturan-aturan yang ada di sekolah ini. Demi keselamatan anak didik kami,” terang Raslian, selaku Kepala SDN 25 Baruga kepada tim sultraline.id, Kamis (10/10/19).

 

SDN 25 Baruga memiliki jumlah siswa 625 orang dengan ruang kelas yang terbatas mengharuskan beberapa kelas untuk mengikuti pelajaran di siang hari.

 

 

Laporan : Asri Yanti, Bagus Sulastri dan Fira Susanti Anwar/M3

No Comments