AMPH Sultra: Umar Bonte Tidak Paham Makna Komite

SULTRALINE.ID, KENDARI – Pernyataan Umar Bonte terkait pengarahannya kepada seluruh anggota KNPI untuk mendukung salah satu paslon gubernur sultra menuai banyak kritikan dari beberapa kalangan pemuda. Salah satunya Koordinator Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum (AMPH) Sulawesi Tenggara (Sultra) Bram Barakatino.

“Sejatinya jika dia (Umar Bonte, red) faham soal organisasi, ia sadar kalau KNPI itu bukan organ semi politik. Dia harus faham apa makna komite itu. KNPI itu perhimpunan semua organ kepemudaan, jadi disana banyak organ dan ideologi, tidak etis kalau ketua komite memaksakan semua komponen di dalam untuk terlibat politik praktis,” ungkapnya saat ditemui di salah satu Warkop, Selasa (30/1/2018).

Selain itu, Sambung Bram, sah-sah saja sebenarnya Umar Bonte (UB) mengeluarkan pernyataan tersebut, asal dia bisa manifestasikan ke publik bahwa KNPI versi dia itu OKP bukan KNPI yang sebenarnya.

“Menurut saya, memang KNPI yang di gembar gemborkan dia itu memang OKP bukan KNPI sebenarnya. Pasalnya, dia hanya berdalih dengan dukungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHam) semata, saya rasa UB patut belajar banyak lagi soal organisasi,” ucap Bram

Tambahnya, KemenkumHam itu hanya punya domain untuk melegitimasi ormas atau partai sebagai bukti bahwa ideologi yang dianut tidak bertentangan dengan pancasila dan UUD 1945.

“Soal kiblatnya KNPI itu tepatnya di kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora). Karena sampai sekarang kemenpora tidak mau tahu kalau di Sultra ada KNPI selain versi Syahrul Beddu. Jadi saya sarankan, UB untuk segera mungkin daftarkan KNPI dia yang OKP itu ke KNPI sesungguhnya, biar anggota yang notabene sebagai pemuda Sultra tidak jadi korban kepentingan,” paparnya

Bram juga sangat sayangkan tindakan prematur atau cacat logika yang di gembar gemborkan UB di media, sampai-sampai ada indikasi ancaman pecat segala.

“Satu hal lagi, soal kalimat pemimpin merakyat, saya tantang UB untuk tafsirkan kata merakyat itu. Merakyat yang diutarakan dia itu sangat multi tafsir, indikatornya apa??
Saya yakin, semua kandidat yang hendak bertarung di Pilgub nanti pasti merakyat juga,” alasnya

Dia berharap Kepada UB agar lebih dewasa lagi dalam berstatement di media publik, apalagi ini menyangkut KNPI.

 

Laporan: Irdwan Jeko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.